Connect with us

News

Ketua DPRD Magetan Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangani Longsor Telaga Sarangan

Published

on

Ketua DPRD Magetan Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Tangani Longsor Telaga Sarangan

 

RASI MEDIA – Ketua DPRD Magetan Ratno mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Magetan dalam menangani terjadinya longsor di kawasan Telaga Sarangan . Dia menilai koordinasi lintas sektor berjalan baik sejak kejadian. Ratno menjelaskan, setelah terjadinya longsor pada hari Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB, pemerintah daerah langsung mengambil langkah mitigasi. Bupati Magetan segera mengadakan pertemuan koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata, BPBD, serta unsur terkait lainnya. “Intinya bagaimana memitigasi kejadian. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya sepeda motor yang terdampak. Antisipasi dari BPBD dan Satpol PP penjaga juga sudah berjalan,” kata Ratno saat meninjau lokasi.

Baca Juga:  Bagikan 1.000 Sertifikat Di Desa Sidowayah, BPN Pastikan Pengajuan Sertifikat Tahun 2020 Akan Selesai Akhir Tahun

Ia menyebutkan, seluruh sepeda motor yang sempat tercebur berhasil dievakuasi. Warga bersama petugas juga telah memasang garis pengaman di sekitar lokasi longsor untuk mencegah risiko lanjutan. Ratno menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah kini fokus memetakan tingkat kerusakan, mulai dari panjang jalan hingga kondisi lereng. Hasil pemantauan tersebut akan disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo sebagai dasar penanganan lebih lanjut. “PU sudah berkomunikasi dan ditindaklanjuti dengan pemasangan plastik oleh BBWS Solo untuk penanganan sementara. Hari ini juga telah hadir perwakilan OP SDA Provinsi dan UPB bendungan untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Amal Fathullah Zarkasyi, Wafat di Solo

Menurut Ratno, kejadian ini menjadi pelajaran penting terkait kehati-hatian dan pentingnya manajemen pemeliharaan infrastruktur. Ia menegaskan, semua pihak sepakat tidak saling menyalahkan, melainkan fokus pada solusi dan antisipasi pascakejadian. Ia juga membuka peluang adanya pelebaran jalan di lokasi terdampak, mengingat kondisi jalan yang sempit. Namun rencana tersebut masih akan ditentukan dengan memperhatikan status kepemilikan lahan, termasuk koordinasi dengan Perhutani. “Kalau memungkinkan, pelebaran sekitar 1 hingga 1,5 meter bisa kita komunikasikan dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait demi kelancaran dan keselamatan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Masih Menunggu Kelanjutan Pelaksanaan PPKM Level 4.

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM