Connect with us

Magetan's

Keterbatasan Fisik, Atlet Taekwondo Magetan ini Mampu Sabet Medali Emas

Published

on

Keterbatasan Fisik, Atlet Taekwondo Magetan ini Mampu Sabet Medali Emas
Keterbatasan Fisik, Atlet Taekwondo Magetan ini Mampu Sabet Medali Emas

Photos : Lensa Magetan

Keterbatasan Fisik, Atlet Taekwondo Magetan ini Mampu Sabet Medali Emas

Inilah Ilham @arya_bima30 (18), dengan segala keterbatasan fisik di kakinya sejak lahir, tidak membuatnya pasrah diri untuk tetap berprestasi. Meski hanya bermodalkan tekat dan kemauan, melalui taekwondo, anak pasangan suami istri (Pasutri) Uun Bima dan Wiwik warga Jalan Ki Hajar Dewantoro Nomor 04, Kelurahan Selosari ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Magetan sampai tingkat Provinsi. “Saat tingkat 1 saya dapat juara 1 Kejurprov Taekwondo di GOR Bung Hatta Ngawi, pada 26-29 Oktober 2018 lalu melalui kelas kyorugi (tarung) U-50 Kilogram pemula putra dan mendapatkan medali emas.

Sedangkan saat tingkat 2 ini saya juga mendat medali emas lagi pada Ganesha Taekwondo Championship II di GOR Singodimedjo Ponorogo,pada 18-20 Januari 2019 kemarin dari kelas kyorugi KU +17 putra,”ujar Ilham Arya Bima, Selasa (22/1). Dikatakan Ilham, keinginan ikut taekwondo sebenarnya sudah dirasakan saat dia duduk di bangku kelas VIII SMP, namun karena cacat fisik dikakinya berujung tidak mendapat ijin dari kedua orang tuanya. “Sebenarnya saya pengen ikut taekwondo sejak SMP, tapi karena fisik saya berbeda dengan anak lain akhirnya orang tua tidak mengijinkan,”ujarnya.

Namun larangan itu tidak berlangsung lama, setelah memasuki kelas XII SMA dengan sedikit memaksa orang tuanya,Ilham akhirnya mendapatkan restu untuk ikut olah raga bela diri taekwondo dan mengantarkanya diberbagai kejuaraan. “Waktu kelas XII SMA saya minta ijin ikut taekwondo dengan sedikit memaksa, akhirnya bisa ikut,”imbuhnya. Dibeberkan Ilham, selama berjuang dan membawa nama harum Magetan dan juga sekolahnya diberbagai kejuaraan.

Dia mengaku belum ada sama sekali bantuan ataupun perhatian baik dari Pemkab Magetan ataupun dari Sekolahnya untuk mendukung prestasinya. Semua biayanya bertanding murni dari kedua orang tuanya yang mulai mendukung penuh. “Selama ini dibiayai kedua orang tua, belum ada respek sama sekali baik dari Sekolah maupun Pemerintah,”keluhnya. Dengan segala keterbatasanya selama ini,

Sumber : www.lensamagetan.com

 64 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *