Connect with us

Magetan's

Kekurangan Guru dan Murid, Pemkab Magetan Regrouping Sekolah Dasar

Published

on

Kekurangan Guru dan Murid, Pemkab Magetan Regrouping Sekolah Dasar

Kekurangan Guru dan Murid, Pemkab Magetan Regrouping Sekolah Dasar

Rasi Fm – Pemerintah Kabupaten Magetan melakukan regrouping 42 sekolah dasar yang terletak dalam satu lokasi untuk melakukan efisiensi dan efekstifitas kegiatan belajar mengajar karena jumlah murid dan guru yang minim. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto mengatakan, dari 464 sekolah dasar yang ada di Kabupaten Magetan ada 42 SD yang saat ini menjalani regrouping.
“Sekolah sekolah yang sudah tidak efektif dari sisi jumlah murid jumlah guru itu supaya dilakukan regrouping, Jumlah guru yang diregrouping utamanya dari 42 itu rata rata hanya 2 PNS nya, jumlah muridnya minim. Di satu sisi operasional sekolah tidak beda jauh, tetap operasional gurunya. Guru di SD itu idealnya 8 guru satu sekolah,” ujarnya Jumat (10/07/2020).
Suwoto menambahkan, saat ini Kabupaten Magetan sendiri kekurangan guru SD sekitar 1.500 guru. Hal ini diperparah dengan tingginya jumlah guru yang memasuki masa pensiun. Dalam satu bulan di perkirakan ada 20 guru yang memasuki masa pensiun. Sementara kuota guru dalam penerimaan CPNS tahun ini hanya sekitar 100 PNS.
“Rata rata itu kita pengajuan pensiun guru itu setiap bulan rata rata 20an. Sementara untuk penambahan guru baru, ini kan penambahan CPNS sangat terbatas sekali,” imbuhnya.
Selain melakukan regrouping sekolah, pemerintah Kabupaten Magetan menyarankan sejumlah guru SMP untuk mengajar di Sekolah Dasar meski guru harus menempuh pendidikan PGSD agar bisa mengajar ke sekolah dasar. Dari kelebihan 25 guru SMP, saat ini telah ada 15 guru yang mengajukan diri menjadi guru SD. (DmS)

Baca Juga:  Desa Krowe Targetkan Pengairan dan Pengembangan Pabrik Pembuat Pakan Kelinci.

 166 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *