Connect with us

Hukum&KRIMINAL

Inspektorat Magetan Telah Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus Ribut Ribut Pengembalian Sisa Uang Pembangunan Jalan Desa Taji.


Published

on

Terkait Ribut-Ribut Pengembalian Uang Proyek Jalan 35 Juta, Ada 14 Pekerjaan proyek di Desa Taji Tahun 2019

Rasi Fm – Inspektorat Kabupaten Magetan telah menyerahkan hasil pemeriksaan khusus ribut ribut pengembalian uang sisa pembangunan jalan tembus Desa Taji sebesar Rp 35 juta. Plt Inspektur pada inspektorat Kabupaten Magetan Imam Fauzi mengatakan, pihaknya telah menyerahkan sejumlah rekomendasi kepada bupati dan saat ini masih menunggu keputusan Bupati Magetan terkait rekomendasi yang telah diserahkan.
“Sak rekomendasinya kalau bupati kan turun kesini, Nanti kita sampaikan. Sudah kita serahkan minggu kemarin. kita menunggu, kita tidak bisa intervensi,” ujanrya.
Imam Fauzi menambahkan, dari hasil pemeriksaan khusus terhadap ribut ribut pengembalian uang Rp 35 juta rupiah sisa pembangunan jalan tembus sawah di desa Taji karena dari hasil musyawarah desa, Kepala Desa Taji meminta kasun Selawe Desa Taji mengembalikan uang sisa pembangunan jalan yang sudah digunakan untuk membangun punden desa merupakan kesalahan administrasi. Uang Rp 35 juta yang saat ini disimpan di bank atas nama rekening Kepala Desa dengan Bendahara Desa Taji nantinya akan di masukkan ke rekening Desa dimana nantinya akan menjadi obyek audit lagi karena seharusnya uang pengembalian dimasukkan ke rekening desa.
“Tinggal itu saja yang ngelukir ke rekening desa. Pemerintah desa kan buka rekening, kan yang bisa mencairkan 2 orang, kepala dan dan bendahara. Di desa itu kan satu rekening, ben mindah ke situ nanti pindah ke rekening desa dan nanti ada pengembalian dari pak kasun ke rekening itu kan salah pintu kan seharusnya pintunya ke situ (rekening desa),” ujarnya
Sebelumnya Kepala Dusun Selawe Terito Tandra mengaku harus mengembalikan sisa uang pembangunan jalan sawah sebesar 35 juta rupiah dari anggaran 60 juta rupiah yang telah digunakan untuk membangun makam punden. Pengembalian sisa uang pembangunan desa berawal dari Kepala Desa Taji melalui rapat desa dengan alasan adanya penyelewengan anggaran karena sejumlah masyarakat mengeluhkan pembangunan selokan jalan sedalam 2 meter sehingga warga kesulitan melakukan irigasi. (DmS)

Baca Juga:  Pemkab Magetan Terima Bantuan Sarana Polindes dari Negara Jepang

 185 total views,  3 views today