Connect with us

News

Hujan Deras Guyur kampung Wonomulyo, Talut Jalan Longsor, 1.500 meter persegi Tanaman Sayur Warga Tertimbum Material Longsor.

Published

on

Hujan Deras Guyur kampung Wonomulyo, Talut Jalan Longsor, 1.500 meter persegi Tanaman Sayur Warga Tertimbum Material Longsor.

RASI FM – Hujan deras dari pagi hingga sore hari yang mengguyur Kampung Wonomulyo masuk Desa Genilangit, Kecamatan Poncol membuat talut tebing jalan utama, sepanjang 30 meter mengalami longsor. Winarto salah satu warga Wonomulyo mengatakan, longsor disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup lebat dari pagi hingga sore hari.

“Hujannya dari pagi dengan intensitas deras, yang paling deras antara jam 10 sampai jam 12 sehingga membuat talut jalan desa sepanjang 30 meter longsor ke dasar tebing setinggi kurang lebih 50 meter,” ujarnya

Baca Juga:  Gelar Pelsa, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Sosialisasikan Penanganan PMK Yang Mulai Melandai.

Winarto menambahkan, akibat longor talut jalan membuat bahu jalan penghubung satu satunya kampung Wonomulyo ke Desa Geni Langit turut amblas .

“Talutnya itu sampai di batas aspal sehingga jalan itu rentan longsor kalau hujan mengguyur,” imbuhnya.

Sementara Kasi Darlog BPBD Kabupaten Magetan Eka Wahyudi mengatakan, longsor tebing juga merusak lahan kebun sayur milik warga. Material longsor menimbun lahan tanaman sayur milik Kasto (40) seluas 700 meter persegi. Longsor juga merusak jalan tani.

Baca Juga:  Salah Mengurangi Hari Masuk School Day, 20 Hari Siswa di Magetan Tak Bisa Nikmati Angkutan Pelajar Gratis.

“Lahan sayur lainnya yang tertimbun longsor adalah milik pak Jono (40) seluas 750 meter persegi. Longsor juga merusak jalan tani yang biasa digunakan warga,” ucapnya.

Untuk menanggulangi dampak longsor lebih luas, BPBD Kabupaten Magetan telah melakukan antisipasi dengan melakukan pemasangan sesek bambu dan terpal di kawasan longsor agar luasan longsor tidak melebar. BPBD Magetan juga memasang rambu rambu peringatan di kawasan jalan yang ikut amblas agar warga berhati hati.

Baca Juga:  Selama Libur Lebaran Pengunjung Destinasi Wisata Telaga Sarangan Ditargetkan Capai Lebih Dari 70.000 Pengunjung.

“Sebagian jalan ada yang tergerus itu membahayakan warga. Upaya yang kita lakukan mengamankan lokasi longsor dengan memasang sesek bambu dan terpal agar saat hujan turun bisa mencegah kawasan longsor meluas,” katanya. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM