RASI FM – Isa Bajaj resmi mencabut laporan dugaan kekerasan pada anaknya yang berusia 5 tahun di Kepolisian Resor Magetan. Ditemui di Warung Eropa miliknya dia mengaku mencabut laporan di Kepolisian Resor Magetan karena terduga pelaku kekerasan pada anaknya telah menemui dirinya pada Hari Jumat (19/4) malam dan menjelaskan kronologis kejadian. Dari kejadian tersebut dia mengaku tidak ada bukti yang bisa memperjelas kejadian sebenarnya yang menimpa anaknya. Dari pengakuan Dhimas bahwa dirinya tidak sengaja menabrak anaknya menurutnya cukup untuk mengakhiri dugaan adanya kasus kekerasan yang menimpa anaknya tersebut.
“Semalam saya sudah mencabut laporan saya, polisi juga sudah bekerja seprofesional mungkin, secepat mungkin, kembali diserahkan kepada saya. Karena tidak adanya saksi lain, kita tidak bisa berbuat apa apa selain mas Dhimas juga mengakui kesalahannya ketidak sengajaannya, tidak ada tuntutan ke Mas Dhimas,” ujarnya,
Sementara Dhimas mengaku adalah orang yang menabrak secara tidak sengaja anak Isa Bajaj hingga terjatuh di trotoar alun alun Magetan. Dhimas mengaku tidak tahu jika kejadian pada kamis (18/4) sore sekitar pukul 17:00 WIB akan menyeret namanya. Dia mengaku tidak sengaja menabrak anak Isa Bajaj saat menjemput anaknya yang main basket di alun alun Magetan.
“Saat itu saya menjemput anak saya yang main basket, saat ditrotoar saya tak sengaja nabrak anaknya mas Isa Bajaj. Saya nabrak bagian kaki saya. Sempat jatuh, saya tidak tahu jika sampai mengalami luka seperti itu. Saya nabrak Anak Mas Isa kena kaki,” katanya.
Dhimas mengaku tahunya dirinya menjadi pencarian terduga pelaku kekerasan pada anak Isa Bajaj dari pemberitaan pasca Isa Bajaj melaporkan dugaan kekerasan tersebut.
“Tahunya dari berita, kok ceritanya sama seperti yang saya alami pada hari Kamis sore. Akhirnya saya memberikan informasi kepada Mas Isa Bajaj pada Jumat malam.” Pungkasnya. (DmS)