Connect with us

Hukum&KRIMINAL

Dinas Peternakan: Peternak Kurang Rajin Membersihkan Kandang Terkait Keluhan Warga Soal Lalat


Published

on

Dinas Peternakan: Peternak Kurang Rajin Membersihkan Kandang Terkait Keluhan Warga Soal Lalat

Rasi Fm – Dinas peternakan Kabupaten Magetan mengaku sempat turun ke Desa Tunggur terkait keluhan warga akan banyaknya lalat dan bau kurang sedap dari keberadaan kandang ayam di dekat perumahan warga. Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Santi Trisnawati mengatakan, turunnya tim yang terdiri dari Dinas Peternakan, Dinas Perijinan dan Dinas Lingkungan Hidup tahun 2019 karena adanya keluhan dari warga yang disampaikan kepada dinas. Dari hasil pemeriksaan di Desa Tunggur, peternak kurang rajin melakukan pembersihan kotoran ayam sehingga menimbulkan lalat dan bau tidak sedap.
“Itu karena mereka kurang rajin membersihkan kandangnya itu. Jadi jumlah populasi yang banyak, anak kandang yang sedikit jadi kurang,” ujarnya.
Santi menambahkan, untuk mencegah banyaknya lalat dan bau tak sedap peternak memang harus rajin menjaga agar kotoran ayam yang mereka pelihara tidak lembab karena terkena air hujan. Kelembaban kotoran ayam membuat lalat cepat berkembang biak dan kondisi kotoran ayam yang lembab membuat bau kotoran ayam lebih menyengat. Sayangnya peternak di Desa Tunggur kebanyakan merupakan usaha kemitraan dengan sejumlah perusahaan yang seharusnya memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman dan kebutuhan pemeliharaan kandang dengan benar.
“Musim hujan kan kotoran itu terkena percikan air hujan dari sekitarnya itu akhirnya menjadikan lembab. Lembab ini kan membuat produksi telur dari lalat ini cepat berkembang, kemudian dengan suhu udara yang berkelembaban tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Curah Hujan Tinggi, Kejaksaan Himbau Kontraktor Perhatikan Pengerjaan Proyek Harus Sesuai Spek

Sebelumnya warga Desa Tunggur Kabupaten Magetan mengeluhkan banyaknya lalat dan bau yang menyengat dari keberadaan kandang ayam yang dekat dengan perumahan warga. Setiap musim hujan, warga terpaksa pasrah dengan serbuan lalat dan bau tak sedap dilingkungan mereka. Warga juga mengeluhkan minimnya penyuluhan dari Dinas peternakan. (DmS).

Baca Juga:  Ini Fasilitas Yang Akan Ditambahkan di Destinasi Wisata Refugia Tahun 2021

 278 total views,  3 views today