Connect with us

Magetan's

Diguyur Hujan Deras, Jembatan Yang Dibangun Jaman Belanda di Magetan Ambrol.

Published

on

Diguyur Hujan Deras, Jembatan Yang Dibangun Jaman Belanda di Magetan Ambrol.

Rasi Fm – Jembatan Kedung Dowo di perbatasan Desa Bogem dan Desa Kentangan  Kecamatan Sukomoro Minggu sore ambrol. Basori warga Bogem mengatakan, ambrolnya jembatan Kedung Dowo sudah terjadi beberapa hari lalu dimana pada hari Jumat sore hujan deras yang mengguyur membuat lapisan penyangga jembatan yang terbuat dari batu bata ambrol pada bagian sisi Utara. Hujan yang mengguyur Magetan pada hari Minggu sore membuat seluruh penyangga jembatan ambrol semua.
“Ini tadi malam, sebelumnya sudah rusak pondasinya hilang. Karena hujan lebat tanahnya jatuh, ini jalan utama Kentangan sampai Taji,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Tanggapan Pemerintah Daerah Soal Sungai Tercemar Limbah Kotoran Sapi dan Plastik di Desa Pacalan.

Basori menamabahkan, ambrolnya jembatan penghubung beberapa desa di Kecamatan Karas dan Kecamatan Sukomoro ke Magetan yang dibangun sejak jaman Belanda tersebut membuat warga di sejumlah desa harus memutar sejauh 3 kilometer untuk menuju wilayah Kota Magetan. Mereka terpaksa melalui jalan yang kondisinya kurang bagus untuk menuju Kota Magetan.
“Jalan Desa lewatnya itu Bogem ke Barat akhirnya tembusnya ke Tales. Jalannya sudah rusak karena dilewati kendaraan muatan berat sejak jembatan ditutup. Mutarnya jauh sekitar 3 kilo meter,” imbuhnya

Baca Juga:  Duapuluh Dua Warga Desa Pacalan Mundur Dari Penerima PKH Karena Mampu, Pemprov Beri Bantuan Program Puspa

Warga berharap pemerintah segera melakukan pembangunan jembatan yang merupakan jalur vital bagi sejumlah warga Desa di Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Karas untuk menuju Kota Magetan. (DmS)

Baca Juga:  Larang Buang Limbah Ke Sungai, Pemkab Magetan Wajibkan Pemilik Sapi Perah Di Singolangu Menumpuk Kotoran Sapi

 475 total views,  3 views today