Connect with us

Kum&KRIM

Diduga Tilep Anggaran 5 Proyek Embung dan Talud, Kades di Magetan Dijadikan Tersangka Oleh Kejaksaan Negeri Magetan.

Published

on

Diduga Tilep Anggaran 5 Proyek Embung dan Talud, Kades di Magetan Dijadikan Tersangka Oleh Kejaksaan Negeri Magetan.

Rasi Fm – Kejaksaan Negeri Kabupaten Magetan, Jawa Timur menetapkan Kepala Desa Kalangketi Supangat terkait dugaan korupsi anggaran di 5 kegiatan pembangunan proyek embung dan talud di desanya. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Ely Rahmawati mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan kejaksaan Kades Kalangketi diduga menilep anggaran pengerjaan 5 proyek dalam tahun 2018 hingga 2020.
Ely menambahkan, selain penggunaan anggaran pembangunan embung selama 3 tahun, Kades Kalangketi juga diduga menilep anggaran pembangunan talut dari anggaran bantuan keuangan khusus desa BKKD tahun 2019 sebesar 670 juta. Modus yang digunakan Kepala Desa Kalangketi adalah dengan mencairkan anggaran melalui bendahara dan mengelola sendiri uang yang digunakan untuk membangun talut. “Ada anggaran pembangunan embung yang digunakan kepala desa selama 3 tahun sebesar 358 juta. Kepala desa membentuk tim pengelola kegiatan tetapi tidak kerja. Kepala desa yang pegang keuangan, dia sendiri yang mencari dan membayar pekerja,” imbuhnya.
Karena pembangunan embung dan talut tidak selesai dan tidak bisa difungsikan, masyarakat kemudian melaporkan hal tersebut ke Kejaksaan Negeri Magetan. Dari hasil audit yang dilakukan oleh BPKP perwakilan Provinsi Jawa Timur ada kerugian negara sebesar lebih dari Rp 489 juta. “Indikasi menguat kita sudah tetapkan tersangka. Ada perbuatan mark up, ada pembangunan embung tetapi kualitas dan kwantitas tidak sesuai RAB dan pengelolaan keuangan tidak sesuai dengan ketentuan,” ucap Ely.
Terkait adanya tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi pembangunan embung dan talut Desa Kalangketi Ely mengaku masih menunggu fakta persidangan. “Tergantung fakta persidangan terungkap ada pihak lain yang harus bertanggung jawab nanti ada pengembangannya,” pungkasnya.  (DmS)

Baca Juga:  Jumlah Penguburan 20 Perhari, Satgas Penanganan Covid 19 Magetan Laporkan Ada Penurunan

 269 total views,  3 views today