Connect with us

Ekonomi

Dari Acara Ngopi Bareng Pedagang Pasar, Pasar Butuh Sarpras.

Published

on

Dari Acara Ngopi Bareng Pedagang Pasar, Pasar Butuh Sarpras.

Rasi Fm – Serap aspirasi dari para pedagang pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan menggelar kegiatan ngopi bareng forkopimda dan persatuan pedagang pasar yang dilaksanakan di Rumah Promosi Jl Diponegoro Kelurahan Selosari. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan Sucipto mengatakan, Kegiatan ngopi bareng dilakukan untuk menyerap aspirasi para pedagang pasar terkait perkembangan pasar dan kebutuhan pasar melalui usulan dari para pedagang.

Baca Juga:  Bahan Baku Naik, Pengusaha Kue di Magetan Kurangi Kemasan Untuk Bertahan Berjualan

Dari hasil kegiatan ngopi bareng Sucipto mengatakan mayoritas masukan dari paguyuban pasar adalah kebutuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan pasar yang harus ditingkatkan. Pemerintah Daerah menurutnya akan melakukan pembangunan sarpras berdasarkan prioritas pemanfaatan pasar oleh masyarakat mengingat anggaran pemerintah daerah yang terbatas.

“Paling urgen dan paling banyak adalah sarpras, memang kalau kita lihat pasar tradisional itu memang jarang mendapat sentuhan. Mudah mudahan dari usulan tadi bisa tercover di anggaran tahun 2024,” ujanrya.

Baca Juga:  Kulit Langka, Volume Kegiatan Penyamakan Kulit di LIK Magetan Turun Drastis.

Sementara Bupati Magetan Suprawoto yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, dari masukan para pedagang pemerintah daerah sudah berupaya memenuhi kebutuhan sarpras pasar secara bertahap dari pasar yang sangat dibutuhkan warga. Minimnya anggaran diharapkan adanya investor yang akan masuk dalam pembangunan sarpras pasar di Kabupaten Magetan.

Baca Juga:  Pedagang kaki Lima Ngluruk ke Dewan Mengaku Tak Boleh Jualan, Ternyata Pemerintah Rehab Tahap 4 Area Pasar Baru.

“Kalau ada investor masuk saya lebih senang, sehingga kita bisa focus pada pasar yang lain. Kalau semua mengandalkan APBD berat. Kebebasan fiscal kita sangat kecil, PAD kita itu 210 milyar,” katanya.

Di Kabupaten Magetan tercatat ada 16 pasar yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan jual beli. Dengan kehadiran investor diharapkan akan lebih mempercepat pembangunan infrastruktur pasar. (DmS)

 684 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *