RASI MEDIA – Lisdyarita memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram di wilayahnya aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepastian itu disampaikan usai melakukan pengecekan langsung terhadap produksi dan distribusi gas bersubsidi tersebut.
Lisdyarita mengungkapkan, dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan kendala berarti dalam pasokan. Bahkan, pemerintah mendapatkan tambahan suplai yang cukup signifikan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. “Kami melihat langsung produksinya, dan ada penambahan suplai. Insya Allah tidak ada kekurangan LPG 3 kilo, sehingga tidak akan terjadi kelangkaan menjelang Lebaran,” ujarnya.
Pemkab Ponorogo mencatat adanya tambahan distribusi hingga puluhan ribu tabung. Pada hari ini saja, penambahan mencapai sekitar 35 ribu tabung, setelah sebelumnya juga disalurkan ribuan tabung tambahan. Distribusi akan kembali ditambah pada tanggal 19 dan 22 guna memastikan stok tetap aman di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.
Meski demikian, Lisdyarita menegaskan pihaknya tetap mewaspadai potensi penimbunan oleh oknum tertentu. Pemkab telah menyiapkan tim Satuan Tugas untuk melakukan pengawasan intensif di lapangan. “Kalau ada indikasi penimbunan, Satgas akan turun. Jika terbukti, akan langsung kami serahkan ke aparat penegak hukum untuk ditindak,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab juga menyoroti adanya kenaikan harga LPG 3 kilogram di pasaran yang mencapai Rp24 ribu hingga Rp26 ribu per tabung. Menurut Lisdyarita, kondisi tersebut tidak sesuai dengan fakta ketersediaan stok yang aman. Ia meminta pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan menjelang hari raya. “Kalau ditemukan pelanggaran, tentu akan ada sanksi tegas dari kepolisian, kejaksaan, hingga TNI,” pungkasnya.