Connect with us

Magetan's

Beternak Kelinci Ternyata Menguntungkan Dimasa Pandemi Covid 19.

Published

on

Beternak Kelinci Ternyata Menguntungkan Dimasa Pandemi Covid 19.

Rasi Fm – Memelihara kelinci dimasa pandemi Covid 19 ternyata menguntungkan bagi puluhan warga Desa Taji Kabupaten Magetan. Suparlan salah satu peternak kelici di Desa Taji yang telah memulai bisnis peternakan kelinci sejak 11 bulan lalu mengaku bisa menjual puluhan kelinci untuk dipotong setiap bulan dengan harga sekitar Rp 35.000 per kilogram. Bahkan di malam tahun baru dia mendapat pesanan kelinci untuk dipotong hingga belasan ekor.
“Sekitar 11 bukan, bukan 1, Menjual pertama pas masa pandemi, kemarin ternyata laris, saya keluarkan pas pandemic bisa jual pertama. Ini jumlahnya sekitar 150 sampai 200 an kelinci,” ujarnya.
Suparlan menambahkan, selain untuk kelinci potong bisnis pemeliharaan kelinci miliknya juga melayani kebutuhan untuk indukan. Penjualan kelinci untuk induan ternyata juga cukup menggiurkan dari sisi penghasilan. Untuk satu ekor kelinici indukan bisa dihargai Rp 250.000 bahkan harga bisa mencapai Rp 500.000 per ekor jika kelinci indukan tersebut memiliki motif bulu yang cantik. . Dalam satu bulan Sparlan mengaku selalu ada yang membeli kelinci untuk indukan selain kelinci untuk dipotong di peternakan miliknya.
“Siapan itu tergantung warna, minimal 350 sampai 500 yang motifnya bagus untuk satu ekor. Kalau Kendala nggak ada. Kalau ada kendala kandangnya pasti full, ini pas saja,” imbuhnya.
Bisnis memelihara kelinci dimasa pandemic menurut Suparlan sangat menguntungkan karena selain mudah dimana untuk pakan cukup menggunakan pellet, beternak kelinci juga bisa dilakukan sebagai usaha sambilan. Bahkan kotoran dan urin kelinci juga bisa dimanfaatkan Suparlan sebagai media untuk membuat pembibitan pohon durian dan penyemprotan tanaman padi warga sebagai pupuk daun yang mampu meningatkan kuaitas produksi milik warga. (DmS)

 289 total views,  3 views today