Connect with us

Legalitas

Berikan Pelatihan Merajut di Rutan Magetan, Amandawati Berharap Warga Binaan Berdaya.

Published

on

Berikan Pelatihan Merajut di Rutan Magetan, Amandawati Berharap Warga Binaan Berdaya.

 

RASI MEDIA – Sejumlah warga binaan Rutan Kelas IIB Magetan mengikuti pelatihan merajut yang dipandu Amandawati , CEO PT Arta Jayendra Perkasa. Sekitar 15 warga binaan tampak serius mengolah benang warna-warni menggunakan hakpen. Amandawati mendampingi langsung para peserta yang sebagian besar masih pemula, sambil membetulkan hasil rajutan yang belum rapi. “ Sebagian besar masih pemula, ada juga yang sudah bisa membuat produk sederhana seperti ikat rambut ,” ujar Amandawati di sela kegiatan.

Baca Juga:  Anak Berkebutuhan Khusus di Magetan Hilang di Hutan Saat Menyusul Orang Tuanya.

Amandawati menjelaskan, keterlibatannya dalam pelatihan warga binaan bermula dari pengalaman pribadi yang tidak direncanakan. Setelah pensiun dari dunia perbankan, ia memilih mengabdikan diri membagikan keterampilan kepada warga binaan sejak 2016. “ Saya melihat keterampilan ini bisa menjadi harapan bagi mereka, maka setelah bebas punya bekal untuk mandiri ,” katanya. Ia menilai stigma dan keterbatasan akses pemasaran sering menjadi kendala utama warga binaan setelah keluar dari rutan.

Baca Juga:  Sentra Terpadu Kartini di Temanggung akan Launching Layanan "LATIH ADIKKU" di Madiun

Menurut Amandawati, pelatihan tersebut tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri warga binaan. Ia juga membantu memasarkan hasil karya melalui brand Ruang Tamu yang telah menjangkau pasar Lombok hingga sejumlah hotel ternama. “ Pemasaran memang menjadi persoalan besar, jadi saya ikut membantu agar produk mereka benar-benar bisa dijual dan bernilai ,” ujarnya.

Baca Juga:  ISSI Magetan Dukung Kegiatan Jambore MTB Untuk Dukung Iklim Wisata.

Saat ini, Amandawati telah mendampingi warga binaan di lima lapak , yakni Magetan, Ngawi, Solo, Kediri, dan Sidoarjo. Di Rutan Magetan, antusiasme peserta dinilai tinggi meski mayoritas baru pertama kali bersepakat. Amandawati berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. “ Harapan saya sederhana, mereka punya pegangan nyata dan rasa percaya diri ketika nanti kembali ke masyarakat ,” tutupnya.

 132 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *