Connect with us

Pendidikan

Bantah Tahan Ijazah, Ini Alasan SMAN 1 Plaosan Simpan Ijazah Siswa

Published

on

Bantah Tahan Ijazah, Ini Alasan SMAN 1 Plaosan Simpan Ijazah Siswa

Rasi Fm – Beredarnya pemberitaan sekolah SMA N 1 Plaosan Kabupaten Magetan, menahan ijazah siswanya yang telah lulus dibantah oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SMAN 1 Plaosan Maskuntadi mengatakan, sekitar 20 lulusan siswa disekolahnya diakui belum mengambil ijazah karena belum melunasi administrasi sekolah. Pihak sekolah tidak pernah mempersulit siswa yang membutuhkan dokumen ijazah untuk kepentingan kerja maupun melanjutkan sekolah, namun selama siswa belum melunasi administrasi sekolah, maka pihak sekolah mempersilahkan siswa memfoto copy ijazah dan legalisir. Dia memastikan tidak ada penahanan ijazah siswa.
“ Saya tahunya ijazahnya belum diambil sekitar 20 siswa, itu termasuk siswa yang dulu yang belum mengambil karena masih ada administrasi yang belum diselesaikan. Kami tidak mempersulit kebutuhan data siswa, tapi selama belum menyelesaikan administrasi ijazah kami simpan,” ujarnya.
Sementara Guru Bagian Kurikulum SMA N 1 Plaosan Tutut Widiarto mengatakan, sejak dinyatakan lulus pada Bulan Mei 2021 lalu, siswa atas nama Valerio belum mengambil ijazah miliknya. Pada tanggal 1 Agustus siswa sempat mempertanyakan kekurangan administrasi yang harus dipenuhi, dan pada tanggal 16 Agustus siswa bersama orang tuanya pergi ke sekolah untuk melunasi kekurangan administrasi sekolah. Sebelum melunasi kekurangan administrasi sekolah, orang tua siswa sempat mengeluhkan banyaknya pembayaran yang harus dilunasi. Tutut selaku pihak sekolah mengaku banyaknya tunggakan yang harus dibayar karena siswa masih memiliki tunggakan pembayaran seragam sekolah saat duduk di kelas 10 sebesar Rp 837.000, kekurangan iuran komite kelas 10 sebesar Rp 750.000 serta tambahan biaya sampul ijazah dan fotocopy Rp 100.000 serta pembayaran album kelulusan Rp 100.000 serta sejumlah tunggakan pembayaran lainnya sehingga jumlah total mencapai Rp 2.337.000..
“Totalnya administrasi yang belum dibayar 2.337.000. Tanggal 16 Agustus kemarin sudah dilunasi, tapi tiba tiba orang tua Valeris keluar sekolah sementara ijzah tidak diambil hingga ada berita sekolah menahan ijazah siswa,” ucap Tutut.
Saat ini pihak sekolah berusaha meminta klarifikasi kepada orang tua siswa terkait beredarnya pemberitaan adanya penahan ijazah siswa sekolah. Pihak SMA N 1 Plaosan mengaku pihak sekolah memberikan kelonggaran kepada orang tua siswa yang tidak mampu untuk mengajukan surat keterangan tidak mampu jika mengalami kesulitan pembayaran. (DmS)

Baca Juga:  Tahun Ajaran Baru SMPN 2 Magetan Lakukan Pengenalan Lingkungan Sekolah Secara Daring.

 891 total views,  3 views today