Connect with us

Magetan's

43 Rekannya Positif Corona, 277 Santri asal Malaysia dari Ponpes Temboro Dilarang Pulang

Published

on

43 Rekannya Positif Corona, 277 Santri asal Malaysia dari Ponpes Temboro Dilarang Pulang

43 Rekannya Positif Corona, 277 Santri asal Malaysia dari Ponpes Temboro Dilarang Pulang

Sebanyak 277 santri asal Malaysia di Pesantren Alfatah Temboro, Magetan, Jawa Timur, dilarang kembali ke negara asalnya. Alasannya, 43 santri asal Malaysia yang sebelumnya baru pulang dari Pesantren Temboro dinyatakan positif Covid-19. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pihaknya sudah mengonfirmasi informasi itu melalui kedutaan. “Hasilnya memang seperti yang diberitakan, jika ada santri positif Covid-19 usai pulang dari Magetan,” kata Suprawoto saat menggelar video conference dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (20/4/2020) malam.
Mendengar kabar tersebut, maka 277 santri asal Malaysia yang semula akan menyusul pulang ke Malaysia ditahan dan tidak diperbolehkan pulang. “Mereka saat ini sedang diobservasi dan akan dilakukan rapid test,” ujar Suprawoto. Senin malam, pihaknya baru mendapat tambahan kiriman 1.000 alat rapid test dari Provinsi Jawa Timur. Alat rapid test itu akan digunakan oleh 277 santri asal Malaysia tersebut. “Jika hasil testnya negatif, para santri diperbolehkan pulang ke Malaysia. Namun, jika positif, tidak diperbolehkan pulang sampai mereka sembuh,” jelasnya.
Di pesantren tersebut, ada 22.000 santri dari 12 negara, dan paling banyak adalah dari Malaysia. Sebagian santri dari Malaysia sudah pulang pada 6 April lalu.

Baca Juga:  MILLENIAL ROAD SAFETY FESTIVAL

(sumber:kompas.com) Artikel asli

 94 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *