Connect with us

News

25 Grup Hadroh Meriahkan Lomba Rebana  Sambut Tahun Baru Islam di Kawedanan

Published

on

 

RASI MEDIA  – Majelis Sholawat Kabupaten  Magetan kembali menggelar Lomba Hadroh dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ke-18 ini berlangsung meriah dan diikuti puluhan grup hadroh dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan. Ketua Majelis Sholawat Kepaden Magetan, Wasis Eka Susila, S.S., M.M., mengatakan kegiatan tersebut telah rutin dilaksanakan sejak tahun 1998 dan menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta selawat di Magetan. “Alhamdulillah, tahun ini adalah pelaksanaan yang ke-18. Kita awali sejak tahun 1998 dan terus berlangsung setiap tahun meskipun tempat pelaksanaannya berpindah-pindah,” ujarnay ditemui di lokasi keigatan di Pawon Gandek Kawedanan Minggu (7/6/2026)

Menurutnya, lokasi kegiatan pernah digelar di sejumlah tempat berbeda sebelum akhirnya tahun ini menempati lokasi yang memberikan nuansa khas bagi para peserta dan jamaah. “Di tahun-tahun sebelumnya pernah digelar di Bores, Karangrejo, Mangge dan beberapa tempat lainnya. Tahun ini kami tempatkan di lokasi yang memberikan nuansa klasik kepada jamaah,” ujarnya.

Baca Juga:  Tahun Ini Pemkab Magetan Siap Bangun RS Mahendra.

Wasis menjelaskan, peringatan tahun ini sengaja diselaraskan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.”Tahun ini momen yang kami ambil memang peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Melalui kegiatan ini kami ingin memeriahkan syiar Islam dan mempererat persaudaraan antarjamaah,” jelasnya.

Panitia membatasi jumlah peserta sebanyak 25 grup hadroh agar pelaksanaan lomba dapat berjalan maksimal hingga selesai.”Pesertanya berasal dari berbagai kecamatan yang tersebar di Kabupaten Magetan. Namun tahun ini kami membatasi sebanyak 25 grup karena pelaksanaan lomba berlangsung sampai sore hari,” katanya.

Baca Juga:  Warga Tervaksin Capai 56 Persen, Pemkab Magetan Yakin Seminggu Lagi Turun Level 2

Dalam penilaian lomba, panitia tidak hanya melihat kekompakan penampilan, tetapi juga kualitas tabuhan, vokal, dan pembawaan selawat.”Kami akan mencari juara terbaik dengan tetap memperhatikan kriteria penilaian. Ada tabuhan terbaik, vokal terbaik, serta kekompakan dan pembawaan selawat yang baik,” ungkap Wasis.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan membangun persaudaraan dan memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.”Kami berusaha menjalin silaturahmi, menciptakan rasa aman dan rukun di lingkungan masyarakat. Yang paling penting, melalui selawat ini kecintaan kepada Rasulullah semakin tumbuh,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Kawedanan Mahesa Kurniawan Fadli mengapresiasi penyelenggaraan lomba hadroh yang dinilainya memberikan dampak positif bagi masyarakat.”Kegiatan ini sangat positif. Kami berharap dapat menambah silaturahmi antaribu-ibu dan masyarakat yang hadir,” kata Mahesa.

Baca Juga:  Masih Terkendala Permodalan dan Gerai, Baru 4 KDMP di Magetan yang Mulai Uji Coba Usaha

Menurutnya, hubungan sosial yang baik akan memperkuat persatuan sekaligus mengurangi potensi konflik di tengah masyarakat.”Dengan silaturahmi yang terjalin baik, persatuan dan kesatuan akan tetap terjaga. Komunikasi antarwarga juga semakin baik sehingga dapat menghindari berbagai potensi permasalahan,” ujarnya.

Mahesa berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan melibatkan lebih banyak peserta pada tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami kegiatan positif seperti ini terus berlanjut. Kalau memungkinkan, tahun depan bisa digelar kembali dengan peserta yang lebih banyak sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM