Rasi Fm – Perusahaan Daerah Air Minum Lawu Tirta Kabupaten Magetan pastikan tidak tahu adanya penebangan pohon yang usianya diperkirakan puluhan hingga ratusan tahun oleh warga di sumber air Gangging.
Humas PDAM Lawu Tirta Suyono mengatakan, sumber air gangging merupakan salah satu sumber air PDAM yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga Magetan. Suyono menyayangkan tidak adanya koordinasi dengan PDAM oleh warga terkait penebangan puluhan pohon setinggi lebih dari 10 meter yang diperkirakan telah berusia puluhan hingga ratusan tahun tersebut
“Ada penebangan itu kan harus ada banyak hal, banyak bidang yang terkait kan.Untuk kelangsungan hidup untuk kelangsungan sumber mata air, jadi untuk efeknya bagaimana harus dikaji,” ujarnya.
Suyono menambahkan, saat ini PDAM Lawu Tirta sendiri melakukan peningkatan penanaman pohon di sejumlah sumber mata air untuk menjaga kelestarian sumber mata air agar mampu memenuhi kebutuhan warga. Menurutnya penebangan pohon apalagi hingga jumlahnya puluhan harus dilakukan dengan hati hati mengingat menumbuhkan pohon butuh waktu yang cukup lama.
“Intinya untuk kelangsungan sumber mata air, kelangsungan hidup masyarakat banyak. Kalau sudah terjadi seperti itu ya harus segera ada reboisasi, harus diganti dengan pohon baru yang menyerap banyak air. Kalau segera tidak ada penggantian suatu saat pengaruh juga. Kalau saat ini mungkin belum terasa, tahun dimana anak cucu kita membutuhkan air ya harus segera diadakan reboisasi,” imbuhnya.
Dengan adanya penebangan puluhan pohon di sumeber mata air gangging, PDAM Lawu Tirta mengaku akan melakukan kegiatan reboisasi atau penanaman kembali pohon berkayu keras untuk tetap menjaga lingkungan sekitar gangging sebagai wilayah resapan air. (DmS)