Connect with us

News

Petani Cabai di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Tak Nikmati Kenaikan Harga Cabai, Pilih Tanam Wortel.

Published

on

Petani Cabai di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Tak Nikmati Kenaikan Harga Cabai, Pilih Tanam Wortel.

RASI FM – Kenaikan harga cabai yang mencapai lebih dari Rp 100 ribu perkilogram tidak bisa dinikmati oleh petani cabai di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan karena terkendala cuaca. Agus petani cabai di Desa Ngancar mengatakan, harga cabai naik saat tanaman cabai miliknya sudah memasuki penurunan produktifitas, sementara cuaca ekstrem curah hujan tinggi disertai angin kencang membuat tanaman cabai miliknya terserang penyakit. Mahalnya harga obat obatan membuat petani memilih mengganti tanaman mereka.

Baca Juga:  Musim Durian Dimanfaatkan Warga Desa Cepoko Dengan Membuat Cendol Dawet Durian

“Kebanyakan air, hujan itu pertumbuhannya tidak normal. Kalau disini mudahnya musim kemarau karena kita menggunakan pengairan dari mata air pertumbuhannya jadi bagus,” ujarnya.

Agus mengaku petani di Kecamatan Plaosan mengganti tanaman cabai dengan tanaman wotel, sawi dan daun bawang yang dari sisi harga lebih murah namun juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Cuaca ektrem dengan curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang membuat petani terpaksa menaikkan biaya perawatan untuk melakukan penyemprotan tanaman menghindari hama ulat.

Baca Juga:  KPU Kabupaten Magetan Umumkan 178 Anggota PPK Yang Lolos Seleksi.

”Saya cabuti tanamannya saya ganti wortel sama kobis. Wortel saat ini haragnya Rp 4.000 itu harganya sudah lumayan dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya Ro 1.000 sekarang bisa sampai Rp 5.000,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Apresiasi Atlit Yang Berhasil Raih Emas Untuk Kontingen Jawa Timur

Harga cabai di sejumlah pasar di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga Rp 130.000 perkilogram. Kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh petani cabai yang gagal panen serta minimnya pasokan cabai dari daerah lain.(DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM