Connect with us

News

Tanaman Padi Usia 50 Hari Diserang Wereng, Petani Desa Gebyog Khawatir Gagal Panen.

Published

on

Tanaman Padi Usia 50 Hari Diserang Wereng, Petani Desa Gebyog Khawatir Gagal Panen.

RASI FM – Petani di Desa Gebyog Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan mengkhawatirkan tanaman padi mereka yang terserang hama wereng. Gunawan salah satu petani Desa Gebyog mengatakan, hama wereng pada awalnya hanya menyerang 5 rumpun tanaman padi, namun 2 hari kemudian sudah mencapai 10 meter persegi dan saat ini dalam waktu 4 hari satu kotak tanaman padi telah mengering dan dipastikan tidak bisa dipanen.

”Hama wereng sudah 4 hari, ini luasannya ¼ hektar. Ini kalau di hitung hamparannya masih sedikit, kalau tidak diimbangi penyemprotan wabahnya semakin meluas. Serangannya sudah 100 meter persegi awalnya 5 rumpun satu hari disemprot 2 hari jadi 10 meter persegi hari ke 3 smapai ke 4 tambah lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  34 Desa di Magetan Jadi Lokus Stunting, Dinas Kesehatan Buat Poros Posyandu.

Gunawan mengaku sudah berupaya mengantisipasi hama wereng sesuai dengan anjuran dari PPL, namun hama wereng terlanjur menyerang tanaman warga dengan cepat. Dia berharap petugas lapangan turun secara intensif di sawah milik petani agar tanaman padi petani di Desa Gebyog bisa terselamatkan.

“Sudah ada upaya pencegahan tapi kenyataanya seperti ini, atau mungkin aplikasinya kurang tepat, kemarin secara mandiri ada penyemprotan tapi tidak efektif. Kemarin sudah dilaporkan mantri turun kasih wawasan sama petani sudah disemprot tapi mungkin karena faktor alam. Semua petani di 5 kelompok tani baik kulon kali, dewisri, banjar, semua ada (terkena seranagan), usia tanaman 65 hari, harapannya nol, gagal panen,” katanya.

Baca Juga:  Siapkan Mudik Nyaman, Polres Magetan Siapkan 9 Pos di Jalur Rawan Kecelakaan

Sementara petani Desa Gebyog lainnya Triono mengaku sudah melakukan upaya penyemprotan terhadap tanaman padinya yang baru saja berusia 50 hari dan saat ini baru keluar bulir. Sayangnya tanaman yang harusnya mulai berisi justru diserang wereng, Dia mengaku sudah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan semprotan insektisida dua kali, meski tidak banyak berubah namun dia mengaku ada dampak dari upaya pencegahan tersebut. Meski demikian dia mengaku khawatir jika tidak segera ditindak lanjuti dari Dinas Pertanian tanaman padinya bakal gagal panen.

Baca Juga:  Karo SDM Polda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Semeru di Desa Bogoarum Magetan

“ Itu terkena wereng, sudah sekitar 5 hari, ini disemprot untuk membunuh wereng 5 hari sekali ini sudah 2 kali semprot hasilnya lumayan berkurang,” ucapnya.

Dua minggu terakhir petani di Desa Gebyog dikhawatirkan gagal panen karena tanaman padi milik mereka diserang hama wereng. Hama wereng cepat sekali menyebar pada tanaman padi yang brusia sekitar 50 hari dan saat ini sedang keluar bulir padi. (DmS)

VISUAL NEWS klik

 189 total views,  3 views today