Rasi Fm – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan melakukan sidak ke distributor minyak goreng yang ada di Magetan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan Sucipto mengatakan, stok di 2 distributor minyak goreng yang berada di Kecamatan Maospati dan distributor di Kecamatan Parang masih belum diketahui pasti apakah sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan mengingat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan jika produk minyak goreng di Jawa Timur surplus 4.000 ton dari jumlah produksi sebanyak 63.000 ton perbulan.
Sucipto juga mengaku belum mengetahui pasti jumlah kebutuhan minyak goreng warga di Magetan setiap bulan. Disperindag Magetan juga belum mengetahui pasti berapa jumlah stok minyak goreng yang ada di kedua gudang distributor yang ada di Kabupaten Magetan.
Meski demikian Sucipto memastikan jika pemerintah pusat secara nasional telah menggelontorkan minyak goreng yang bersubsidi ke pasar sehingga menurutnya kelangkaan minyak goreng tidak ada lagi. Dsperindag Kabupaten Magetan mengaku akan tetap melakukan operasi pasar dengan menggandeng distributor untuk melakukan operasi pasar hingga harga minyak goreng dipasaran tercukupi.
“Tapi hasilnya belum pulang ini, tadi dari pagi. Kemarin hari Minggu saya ikut rapat di Disperindag Provinsi Jatim dipimpin oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri pak Oke, bahwa minyak goreng itu tercukupi bahwa kebutuhan minyak goreng itu sejumlah 327 juta liter perbulan se Indonesia, sebelas juta liter sehari. Magetan belum ada datanya. Yang jelas sampai tanggal 18 kemarin sudah digelontorkan 11 juta liter secara nasional jadi seharusnya minyak goreng ini tidak langks lagi,” ujarnya. (DmS)