Connect with us

News

Seluruh Jemaah Haji Magetan Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Sempat Jalani Operasi Jantung di Arab Saudi

Published

on

Ada 110 Jemaah Umroh Magetan yang Berada di Tanah Suci, Kemenhaj Pastikan Kondisi Mereka Aman Ditengah Memanasnya Konflik Israil dan Timur Tengah.

RASI MEDIA  – Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Magetan dipastikan telah kembali ke Tanah Air. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Magetan , Ida Dwi Martini, mengatakan kepulangan jemaah Magetan telah tuntas meski secara nasional jadwal pemulangan kloter terakhir masih berlangsung hingga hari ini.

Ida menjelaskan, jemaah haji asal Magetan tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), mulai Kloter 20, 21, 40, 41 hingga Kloter 62. Seluruhnya telah kembali ke daerah masing-masing. “Alhamdulillah untuk Magetan sudah clear semua, seluruh jemaah sudah pulang. Memang secara nasional pemulangan terakhir masih berlangsung, tetapi jemaah Magetan sudah lebih dulu kembali,” ujarnya.

Baca Juga:  Video Bocil Review Jalan Beranggaran 190 juta di Ponorogo, Ini Penjelasan Pelaksana Kegiatan Pemdes Page.

Di balik tuntasnya proses pemulangan, terdapat satu jemaah haji Sutrisno asal Kecamatan Nguntoronadi yang sempat tertunda kepulangannya karena mengalami gangguan jantung saat hendak kembali ke Indonesia. Semula, jemaah tersebut dijadwalkan pulang bersama Kloter 21. Namun, kondisi kesehatannya memburuk sehingga harus menjalani operasi jantung di Arab Saudi dan mendapatkan perawatan intensif selama hampir tiga pekan.

Baca Juga:  Soal Kenaikan Gaji Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Menunggu Kebijakan Pusat.

“Informasi yang kami terima, saat persiapan kepulangan beliau sakit sehingga tidak bisa pulang bersama Kloter 21. Karena harus menjalani operasi jantung, akhirnya setelah proses operasi dan pemulihan sekitar tiga mingguan, beliau baru dipulangkan bersama Kloter 62,” terang Ida.

Ia menegaskan seluruh biaya penanganan medis, termasuk operasi jantung dan perawatan selama di Arab Saudi, ditanggung oleh pemerintah sebagai bagian dari pelayanan kepada jemaah haji Indonesia. Menurutnya, jemaah tidak dibebani biaya tambahan selama menjalani pengobatan hingga dinyatakan layak terbang kembali ke Indonesia.

Baca Juga:  Sejumlah Proyek Jalan Besar Dipastikan Selesai AKhir Tahun 2025, Sebagai Hadiah Tahun Baru 2026.

Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi ini, Kabupaten Magetan memberangkatkan 548 jemaah haji. Dari jumlah tersebut, satu jemaah meninggal dunia di Tanah Suci, yakni Ahmad Suriani asal Kecamatan Ngariboyo. Dengan kepulangan jemaah terakhir yang sempat menjalani operasi jantung, proses pemulangan seluruh jemaah haji asal Magetan resmi dinyatakan selesai.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM