Rasi Fm – Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan rencananya akan mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka / PTM pada senin mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto mengatakan, minggu ini semua sekolah telah melakukan perisapan terkait sarana dan prasarana pelaksanaan PTM termasuk sarana protocol kesehatan.
“Protokol kesehatan kita sudah punya daftar ini sesuai SKB 4 menteri, itu misalkan ukur badan, lalu lintas anak kemudian ukur suhu, masing-masing depan kelas sudah ada tempat cuci tangan hand sanitizer sebelumnya disemprot desinfectan ruangannya, kemudian tidak boleh buka kantin, kegiatan olahraga tidak diperbolehkan, toilet bersih kemudian ,“ ujarnya.
Suwoto menambahkan, untuk aturan pasti pelaksanaan PTM, sekolah harus menerapkan pembatasan jumlah siswa dimana untuk TK dan PAUD membatasi hanya 33 persen satu ruang hanya 5 anak, sekolah dasar 14 anak dan sekolah menengah pertama maksimal 16 anak. Sekolah juga dilarang menyelenggarakan kegiatan olah raga dan membuka kantin. Pembelajaran di masa PTM nanti hanya diberlakukan selama 3 jam.
“Kita menyiapkan sarpras, yang sudah siap itu di update kembali. Kebersihan cuci tangan, menata meja 50% maksimal. Kemudian kalau TK Paud itu kan 33% satu ruang 1 kelas itu hanya 5 anak, di mana SD itu 14 anak SMP maksimal 16 anak. KBM hanya maksimal 3 jam tidak ada istirahat peraturannya karena kan sekolah yang muridnya banyak kan harus shif, mungkin ada yang Senin Selasa masuk mungkin berikutnya Rabu Kamis gantian nanti tergantung sekolah itu tekhnisnya, “ imbuhnya.
Suwoto juga memastikan seluruh guru di Magetan yang berjumlah 8.000 guru juga telah menjalani vaksinasi meski beberapa guru ada yang belum bisa melaksanakan vaksin karena sakit dan hamil. (DmS).