Connect with us

News

Pra TMMD ke-126 di Desa Kembangan Magetan Dibuka, Fokus Bangun Jalan Tani dan Perbaikan Rumah Tak Layak Warga


Published

on

Pra TMMD ke-126 di Desa Kembangan Magetan Dibuka, Fokus Bangun Jalan Tani dan Perbaikan Rumah Tak Layak Warga

RASI MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Kodim 0804/Magetan resmi membuka kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 tahun 2025 di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Senin (1/9).

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, secara langsung membuka kegiatan dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan tani sepanjang 1.400 meter. Jalan tersebut akan menghubungkan Desa Kembangan dengan Desa Temboro. “Pembangunan jalan sepanjang 1.400 meter ini sangat membantu petani di Desa Kembangan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan adanya jalan ini, petani tak lagi kesulitan membawa hasil panen,” ujar Bupati Nanik dalam sambutannya.

Baca Juga:  Cerita Warga Desa Kedungbocok Sidoarjo Belajar Membuat Kursi Dari Botol Plastik.

Komandan Kodim 0804/Magetan, Kolonel Inf Hasan Dasuki, menjelaskan pemilihan lokasi pembangunan jalan tani di Desa Kembangan merupakan langkah strategis untuk mendukung perekonomian masyarakat. “Jalan penghubung tani ini diprioritaskan karena sebelumnya petani kesulitan membawa hasil panen. Pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Kembangan dan Desa Temboro ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan. TMMD sendiri merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Magetan Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak, Namun Serangkaian Kecelakaan Pelajar Jadi Catatan Serius

Selain pembangunan jalan tani, dalam TMMD ke-126 juga akan dilaksanakan berbagai program lain, di antaranya rehabilitasi 15 rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan rumah ibadah dan pos kamling, serta peningkatan lahan persawahan seluas 308 hektare di tujuh titik yang akan mendukung program ketahanan pangan.

Kepala Desa Kembangan, Yani, menyampaikan bahwa jalan yang saat ini diperbaiki sebelumnya hanya berupa jalan setapak yang dibangun pada tahun 2016. “Dulu jalan ini hanya setapak, sehingga warga kesulitan membawa hasil tani ke rumah mereka. Bahkan petani harus mengeluarkan biaya Rp15.000 per sak gabah karena sulitnya akses jalan. Dengan dibangunnya jalan tani ini, selain mempermudah petani, jalur ini juga bisa menjadi alternatif bagi warga Desa Kentangan dan Desa Kedungguwo menuju Desa Temboro,” ungkap Yani.

Baca Juga:  Sejumlah Kabupaten Kota Masuk Zona Merah, Pemkab Magetan Masih Ijinkan Keramaian, Ini Syaratnya.

Kegiatan Pra TMMD ke-126 ini melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya di Desa Kembangan (DmS)

 521 total views,  3 views today