Connect with us

News

Manfaatkan Kotoran Kambing dan Kelinci, Pemuda di Desa Sidorejo Sebulan Mampu Membuat 1 Ton Pupuk Organik

Published

on

Manfaatkan Kotoran Kambing dan Kelinci, Pemuda di Desa Sidorejo Sebulan Mampu Membuat 1 Ton Pupuk Organik

Rasi Fm – Memanfaatkan limbah kotoran kambing dan kotoran kelinci yang banyak di pelihara oleh warga, pemuda di Desa Sampung Sidorejo berhasil menghasilkan 1,5 ton pupuk organic yang berkualitas baik . Sanusi pemuda yang mengolah limbah kotoran kelinci dan kotoran kambing mengatakan, ide pembuatan pupuk organic berawal dari banyaknya kotoran kambing dan kelinci yang tidak termanfaatkan. Jika dimanfaatkan untuk memupuk tanaman hasilnya juga tidak maksimal karena bentuk kotoran yang menggumpal membuat unsur organic yang dikandung tidak bisa terserap tanaman.
“Sayang kalau tidak dimanfaatkan, dan saya olah lagi biar tambah maksimal . Kalau tidak diolah kayak srintil itu kalau ditanah atau diladang itu ngambang Kalau dikasih air irigasi hilang,” ujarnya.
Sanusi menambahkan, dengan bekal keingintahuan membuat dia membuat ramuan fermentasi dari sejumlah bahan seperti urin kelinci yang juga manjadi limbah yang dicampur dengan air bekas cucian beras, dolomit pospat, molase serat sejumlah bahan lainnya dengan takaran tertentu sehingga mampu mengurai dan menambah kandungan unsur hara kotoran kambing dan kelinci. Untuk proses fermentasi kotoran kelinci dan kambing akan di buat lapisan dengan setiap lapisan akan diberi campuran bahan fermentasi yang di buat. Kotoran kabing dan kelinci kemudian di tutup rapat dengan plastik untuk membuat proses fermentasi. Dibutuhkan waktu setengah bulan agar fermentasi berhasil membuat kotoran kambing dan kelinci menjadi pupuk organic.
“ Ketinggian 1 meter itu saf. Satu lapis 10 cm diaksih obat fermentasi dilapis lagi begitu terus,” imbuhnya.
Sanusi mengaku produk pupuk organic dari kotoran kambing dan kelinci yang dihasilkan saat iini masih lebih banyak dimanfaatan oleh petani di desanya sendiri meski sebagian petani bunga di Magetan juga mengambil pupuk dari kelompok peternak kelinci yang tergabung dalam kelompok pecinta kelinci rukun makmur KPKR. Sanusi mengaku saat ini masih mengembangkan ramuan fermentasi yang bisa digunakan untuk menunjang pertumbuhan maupun menunjang tanaman pada saat pembuahan. Melalui produk pupuk organiknya, Sanusi berharap bisa membantu petani yang selama ini selalu kesulitan mendapatkan pupuk subsidi saat musim tanam. (DmS)

Baca Juga:  Mengenal Menu Nasi Jagung Dan Botok Ares Sajian Khas Haul Ki Hajar Wonokoso.

 803 total views,  3 views today