Connect with us

News

Hujan Ekstrem Picu Pohon Tumbang, Banjir, dan Longsor di 16 Titik Magetan, Tidak Ada Korban Jiwa

Published

on

Hujan Ekstrem Picu Pohon Tumbang, Banjir, dan Longsor di 16 Titik Magetan, Tidak Ada Korban Jiwa

RASI MEDIA  – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Sabtu (4/4/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB, memicu bencana di sedikitnya 16 titik yang tersebar di beberapa kecamatan. Peristiwa tersebut meliputi pohon tumbang, banjir luapan, hingga tanah longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan menyatakan, seluruh kejadian dipicu cuaca ekstrem yang dipengaruhi dinamika atmosfer berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Hujan lokal dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah pohon tumbang, banjir luapan, dan tanah longsor di berbagai titik,” demikian keterangan petugas BPBD.

Sejumlah lokasi terdampak di antaranya Jalan Bupati Sudibyo Desa Tambakrejo, Jalan Ringroad Sidorejo depan Pasar Widorokandang, Jalan Barito Kelurahan Bendo, hingga Jalan Raya Sarangan Desa Campursari. Selain itu, banjir juga menggenangi Jalan Diponegoro, Jalan Pasar Baru Timur, kawasan Perumahan Bukit Selosari Permai, serta Jalan Karya Dharma Desa Ringinagung.

Baca Juga:  KPU Magetan Rubah Pelaksanaan Debat Paslon Pilkada Magetan 2024 ke Malam Hari Agar Jumlah Penonton Meningkat.

BPBD mencatat, pohon tumbang dengan berbagai ukuran sempat menutup akses jalan, bahkan ada yang menutup hingga 100 persen badan jalan. Di sisi lain, banjir luapan terjadi dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter. “Air juga sempat masuk ke sejumlah rumah warga dan fasilitas umum, termasuk masjid dan ruang kelas TK,” lanjut petugas.

Tidak hanya itu, bencana tanah longsor juga terjadi di beberapa titik, seperti di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, serta Dukuh Jati, Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol. Material longsor menutup total akses jalan desa dan bahkan menyeret tiang listrik. “Ada juga longsor talud rumah warga dan pondasi bangunan yang menutup akses jalan,” jelasnya.

Baca Juga:  Tiga Kali Gelar Kontes Koi, Pemkab Magetan Pastikan Koi Magetan Naik Kelas.

Meski dampak cukup luas, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Korban nihil, namun kerugian material masih dalam pendataan,” tegasnya.

Petugas BPBD bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 16.30 WIB. Penanganan dahan patah di Jalan Bupati Sudibyo berhasil diselesaikan pukul 16.45 WIB, disusul evakuasi pohon tumbang di Jalan Ringroad Sidorejo pada pukul 17.20 WIB.

Selanjutnya, BPBD bersama TNI dan Polri melakukan monitoring sekaligus pembersihan drainase di sejumlah titik banjir. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Magetan di sepanjang Jalan Patimura hingga Jalan Diponegoro, serta kawasan Pasar Baru Timur.

Baca Juga:  Pemkab Ajukan RAPBD 1,9 Tiliun, DPRD Kabupaten Magetan Soroti Target Pendapatan RAPBD Kabupaten Magetan Tahun 2024.

“Tim kami juga melakukan pembagian tugas. Sebagian menangani pohon tumbang, sementara tim lain melakukan asesmen rumah terdampak dan lokasi longsor,” ujar petugas.

Banjir luapan dilaporkan mulai surut pada pukul 19.45 WIB di seluruh titik terdampak. Sementara itu, penanganan pohon tumbang di Jalan Barito Kelurahan Bendo selesai pada pukul 21.07 WIB.

BPBD memastikan, seluruh pohon tumbang telah tertangani. Untuk wilayah terdampak banjir dan longsor, kerja bakti serta penyaluran bantuan kepada warga dijadwalkan dilakukan pada Minggu (5/4/2026).

“Besok kami fokus pada kerja bakti dan distribusi bantuan bagi warga terdampak, khususnya di lokasi longsor dan rumah yang sempat tergenang,” pungkasnya.

 112 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *