News
Gelar Manasik Haji, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan Pastikan Pembayaran 530 Jamaah Telah Lunas.
Published
3 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Sebanyak 530 jamaah haji Kabupaten Magetan mengikuti manasik haji tingkat kabupaten yang digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian manasik haji pemerintah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, mengatakan mengundang seluruh jamaah haji yang akan berangkat tahun ini. “Hari ini kami mengundang 530 jamaah. Ini merupakan agenda manasik pemerintah. Total manasik haji yang dilaksanakan lima kali, empat kali di konsorsium masing-masing kecamatan dan satu kali di tingkat kabupaten,” ujar Ida.
Ia menjelaskan, manasik tingkat kabupaten kali ini mencakup sekitar 95 persen jamaah. Materi yang disampaikan fokus pada kebijakan pemerintah terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ida menyebut, regulasi penyelenggaraan haji kini mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2025 yang menggantikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2019. “Saat ini penanganan haji ditangani oleh Kantor Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia,” jelasnya.
Dalam manasik tersebut, panitia memaparkan teknis pemberangkatan, pembagian kloter, hingga hak dan kewajiban jamaah. “Kami sampaikan terkait pembagian kloter, apa saja yang harus dilakukan jamaah, serta hak-hak yang akan diterima seperti gelang identitas, biaya hidup, hingga proses pelaksanaan di embarkasi Surabaya dan asrama haji,” tambah Ida.
Ida menegaskan, tidak ada perubahan signifikan dalam material manasik. Namun, pemerintah mengurangi jumlah pertemuan dari delapan kali menjadi lima kali. “Materinya tidak jauh berbeda, hanya sekarang lebih terfokus pada setiap titik pelaksanaan ibadah haji di Makkah dan Madinah,” terangnya.
Untuk kuota nasional, pemerintah menetapkan sebanyak 221.000 jamaah haji. Khusus Provinsi Jawa Timur, terdapat tambahan kuota sekitar 7.000 jamaah sehingga menjadi provinsi dengan kuota tertinggi di Indonesia. Sementara itu, Kabupaten Magetan mencatat 587 jamaah telah melunasi biaya haji, dengan 530 jamaah dipastikan berangkat tahun ini.“Pelunasan sudah selesai. Ada pelunasan tahap pertama, tahap kedua, dan pelunasan tambahan. Seluruh jamaah haji Kabupaten Magetan sudah melaksanakan pelunasan sesuai jadwal,” tegas Ida.
Ia menambahkan, masih ada kemungkinan penambahan jamaah dari cadangan yang naik status hingga akhir masa pemberangkatan. “Mudah-mudahan ada tambahan lagi sehingga total keberangkatan jamaah Kabupaten Magetan bisa bertambah,” harapnya.
388 total views, 3 views today


