Connect with us

Pendidikan

DPRD Kabupaten Magetan Perjuangkan Nasib Guru Honorer Dilingkup Pemerintah Daerah Melalui Perda.

Published

on

DPRD Kabupaten Magetan Perjuangkan Nasib Guru Honorer Dilingkup Pemerintah Daerah Melalui Perda.

Rasi Fm – DPRD Kabupaten Magetan terus memperjuangkan nasib guru honorer di lingkup pemerintah daerah untuk bisa hidup lebih layak. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magetan Suwarno mengatakan, DPRD Kabupaten Magetan menginisiasi perda perlindungan guru no ASN tersebut telah diusulkan 4 bulan lalu. Perda tersebut nantinya akan memperjuangkan kesejahteraan guru dari sisi gaji dimana mayoritas gaji guru non PNS tersebut hanya bergaji antara Rp 200.000 hingga Rp 800.000.
“Empat bulan yang lalu saya masih duduk di Komisi A menginisiasi perda yang mengatur kesejahteraan guru non ASN. Kan kasihan guru ini kan pendidik anak bangsa kita, Kalau sebulan Rp 200 ribu maksimal Rp 800 ribu ini kan kasihan,” ujarnya.
Suwarno menambahkan, saat ini pemerintah daerah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan masih melakukan penjenjagan terkait masa kerja guru non PNS dilingkup pemerintah daerah. Melalui penjenjangan tersebut akan berpengaruh terhadap besaran honor yang akan diterima oleh guru non PNS tersebut.
“Penjenjangan ini masih digodok di Dinas Pendidikan karena yang punya data wilayah Dinas Pendidikan. Karena penjenjangan ada yang 30 tahun masa kerjanya. Jadi penjenjangan ini agak beda, yang lama ya besar, Kalau yang baru 5 tahun ya kurang. Nanti kan tidak adil kalau disamakan,” imbuhnya.
Guru honorer non PNS di lingkup pemerintah Kabupaten Magetan saat ini terdapat lebih dari 1.400 guru, namun perda tersebut baru mencakup guru PNS yang berad di lingkup pemerintah daerah. (DmS).

Baca Juga:  4 Atlit Paralayang Kabupaten Magetan Siap Bertanding di Pra Porprov Jatim

 142 total views,  3 views today