Connect with us

Magetan's

Cegah Kerumunan, Pemkab Magetan Masih akan Stop Pengiriman Premium

Published

on

Cegah Kerumunan, Pemkab Magetan Masih akan Stop Pengiriman Premium

Cegah Kerumunan, Pemkab Magetan Masih akan Stop Pengiriman Premium

Rasi Fm – Pemerintah Kabupaten Magetan masih akan menghentikan pengiriman BBM jenis premium dalam rangka mencegah penularan virus corona. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, pemerintah daerah masih akan mengkaji pengiriman BBM premium karena Kabupaten Magetan saat ini masih berada di zona orange.
“Saya akan kaji. Karena begini lalulintas saja dibatasi, kalau misalkan premium menimbulkan kerumuman ya kita pending lagi, Mohon maaf magetan itu sudah 2,1 . Itu kalau 1,9 saja sudah jadi merah. Dalam waktu dekat teman teman gugus belum mempertimbangkan itu, Tetapi kalau sudah mendekati akan kita lakukan,” ujarnya Kamis (16/07/2020)
Bupati Magetan Suprawoto menambahkan, meski pemerintah daerah menghentikan sementara pengiriman BBM jenis premium, namun warga masih bisa mendapatkan barang substitusi BBM jenis pertalite dan pertamax. Harga kedua jenis BBM tersebut juga cenderung turun sehingga warga tidak kesulitan mendapatkan BBM.
“ Kan ada barang substitusi. Kalau misalkan saya menyetop beras kemudian masyarakat kelaparan tidak boleh. Tetapi saya setop beras ada barang substitudi ada singkong kan tidak masalah. Premium kita hentikan, tetapi ada barang substitusi yang namanya ada pertamax pertalite dan sekarang harganya semakin turun,” imbuhnya.
Data dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Magetan yang dirilis hari Kamis terdapat 2 pasien sembuh dan 2 terkonfirmasi positif. Jumlah pasien terkonfrmasi di Kabupaten Magetan saat ini sebanyak 129 orang, 40 pasien menjalani perawatan, 85 pasien sembuh dan meninggal 4 orang.Sementara suspeck saat ini mencapai 120 orang. Pasien Dalam Pengawasan sampai malam hari ini sebanyak 120 pasien. Yang dinyatakan sembuh 70 pasien Dan 25 pasien Meninggal dunia. Menyisakan 25 kasus PDP. (DMS)

Baca Juga:  Kades Motivasi Lebih Baik Tidak Membangun Daripada Rakyat Sakit, Penerima BLT DD Hanya 18 Warga.

 121 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *