Connect with us

News

BPN Magetan Targetkan 11.000 Hektar Lahan Belum Bersertifikat Tahun Ini.

Published

on

BPN Magetan Targetkan 11.000 Hektar Lahan Belum Bersertifikat Tahun Ini.

Rasi Fm – Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten Magetan tahun ini mentargetkan 11.000 lahan warga akan bersertifikat melalui program sertifikasi gratis dari pemerintah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap – PTSL. Kasubag TU BPN Magetan Nunuk Sugipatmintari mengatakan, target 11.000 program PTSL tahun 2022 akan dilaksanakan di 8 desa dimana di desa tersebut masih banyak lahan warga yang belum memiliki sertifikat. Ke 8 desa yang dijadikan lokasi pelaksanaan program PTSL tahun ini menurut Nunu Sugipatmintari telah dilaksanakan survey oleh BPN dengan melaksanakan pra penyuluhan dimana desa yang ditunjuk akan mampu menyelesaikan target yang telah ditetapkan. Ke 8 desa tersebut juga telah siap SDM pokmas untuk menyiapkan berkas berkas untuk pengurusan PTSL. “Ada 8 Desa yaitu Desa Taji Kecamatan Karas, Desa Belotan Kecamatan Bendo, Desa Tamanan Kecamatan Sukomoro, Desa Purwosari Kecamatan Magetan, Desa Sidokerto Kecamatan Sidorejo, Desa Manjung Kecamatan Barat, Desa Madigondo Kecamatan Takeran dan Desa Nguri Kecamatan Lembeyan,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya Selasa (12/04/2022).
Bagi desa yang saat ini mash banyak lahan milik warga yang belum bersertifikat dipersilahkan mengajukan permohonan untuk pengurusan PTSL. Dari ajuan warga tersebut BPN akan melakukan seleksi desa mana yang saat ini masih banyak belum memiliki sertifikat. “Ada permohonan, untuk kesiapan masing masing desa sebelumnya ada pra sosialisasi. Dari panlok kita ambil yang paling banyak yang belum disertifikat. Dengan target kita yang terbatas kita akan ambil desa yang belum ikut program PTSL dan desa yang masih banyak lahan belum bersertifikat,” imbuhnya.
Pelaksanaan kegiatan PTSL oleh pemerintah rencananya akan dilaksanakan hingga tahun 2024 mendatang. Di Kabupaten Magetan saat ini lahan yang telah memiliki sertifikat telah mencapai 70 persen dari lahan yang wajib di daftarkan. (DmS)

Baca Juga:  Bulog Cabang Ponorogo Telah Serap 3.500 Ton Gabah Panen Petani Dengan Harga Rp 6.500 Perkilogram, Hingga Bulan April Ada Kuota 60.000 Ton.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM