Connect with us

Politik

Bibit Jagung Yang Ditanam di Makan Ulat Dan Tak Berisi, Petani di Magetan Terancam Merugi

Published

on

Bibit Jagung Yang Ditanam di Makan Ulat Dan Tak  Berisi, Petani di Magetan Terancam  Merugi

Bibit Jagung Yang Ditanam di Makan Ulat Dan Tak  Berisi, Petani di Magetan Terancam  Merugi

Rasi Fm – Petani jagung di Desa Cepoko Kabupaten Magetan terpaksa membabat tanaman jagung yang sudah berusia 2 bulan untuk makanan ternak karena tanaman jagung mereka dimakan ulat dan tongkol jagung tak berisi. Bendahara Kelompok Tani Pandak Maju Desa Cepoko Kabupaten Magetan Suwarno mengatakan, tanaman jagung yang memasuki musim berisi tersebut terpaksa dijual sebagai pakan ternak untuk mengurangi kerugian petani karena khawatir gagal panen. “ Jagung tidak ada isinya karena tongkolnya banyak. Makanya dari pada rugi kita sarankan kepada petani untuk menjual tanaman jagung mereka untuk pakan ternak,” ujarnya di temui dirumahnya Desa Cepoko.
Sementara Warsito, petani jagung lainnya mengaku kesulitan memberantas hama ulat yang menyerang tanaman jagung mereka yang baru berusia 20 hari. Pucuk tanaman jagung miliknya sekitar seperempat hektar rusak dan terancam gagal panen karena hama ulat tak bisa di kendalikan. “ Sudah disemprot 2 kali tapi nggak ada hasilnya,” katanya.
Suwarno mengaku telah mengeluarkan biaya hingga hampir 2 juta rupiah untuk mengolah tanah dan biaya penyemprotan jagung. Dia berharap pemerintah daerah memberikan bantuan penyemprotan jagung miliknya agar bisa terhindar dari hama ulat. “ Semprotnya sudah 2 kali biayanya sekali semprot 223.000 ditambah tenaganya 100 ribu. Moga moga ada bantuan untuk penyemprotan. Kalau tidak ditanggulangi ya gagal panen,” imbuhnya.(DmS)

 27 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *