Connect with us

News

Tim Sar Pasang Blower Evakuasi Pelajar 14 tahun Didalam Sumur 30 Meter di Ponorogo.

Published

on

RASI MEDIA –  Tim Sar dari Basarnas Pos Trenggalek berhasil mengevakuasi jenazah  Adi Saputra (14) pelajar SMPN 1 Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang dilaporkan hilang sejak Hari Jumat (7/2) lalu dari  sebuah sumur tua yang memiliki kedalaman lebih dari 30 meter. Ketua Tim Pos SAR Trenggalek, Fitra At Masanda mengatakan, kedalaman sumur dan kondisi jenazah yang telah berada di sumur 3 hari membuat tim sar harus menggunakan blower untuk memompa keluar udara dari dalam sumur. “ Kita pakai blower untuk menyedot udara yang ada di dalam sumur karena kondisi jenazah diperkirakan sudah 3 hari,“ ujarnya melalui sambungan telepon Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  Masuk Kandidat 5 Besar Pemilihan Pemuda Pelopor Provinsi Jawa Timur, Tim Penilaian Turun Ke Magetan

Fitra menambahkan, kondisi sumur kuno yang sempit dan kedalaman yang emncapai lebih dari 30 meter membuat evakuasi juga sedikit terkendala. “ Untuk kedalaman sumur tua ini dipastikan lebih dari 30 meter dan kondisi sumur yang tua ini sempit ,” imbuhnya.

Jenazah Adi Saputra ditemukan warga Hari Senin malam setelah melakukan pencarian sejak hari Jumat malam. Dari kesaksian warga selama pencarian mereka  juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sumur yang berjarak skeitar 100 meter dari rumah korban. “ Kemunngkinan korban sudah 3 hari karena warga sebelumnay juga memeriksa kondisi sumur saat pencarian. Kemungjinan korban masih tenggelam dan tadi malam warga mencium bau menyengat dan warag menemukan korban. Biasanya korban tenggelam dia air tawar akan mengapung 3 hari,” ucap Fitra.

Baca Juga:  Hujan Deras di Ponorogo Tumbangkan 3 Pohon yang Timpa 2 Warung dan 3 Mobil.

Dari kondisi jenazah korban sudah mengalamipembengkakan saat dievakuasi. Terdapat luka lebab pada bagian bibir korban diperkirakan terbentur saat jatuh ke sumur.  Jenazah korban juga langsung di evakuasi ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk dilakukan penanganan. “ Jenazah sudah lebam, akhirnya kita tanay ke keluarag untuk penangan jenazah. Dengan pertimbangan kondisi yang sudah mulai membusuk kita sarankan untuk penanganan ke kamar mayat RSUD Harjono,” pungkas Fitra.

Baca Juga:  DLH Magetan Turun Tangan Terkait Keluhan Debu dan Air Buangan Panas PG Poerwodadie, Laporan Warga Dinilai Lebih ke Arah Tuntutan Sosial

Beum diektahui pasti apa yang menyebabkan pelajar SMP N 1 Jambon tersebut ditemukan tewas di sumur tua dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Keluarga korban sempat melaporkan hilangnya korban pada Hari Sabtu ke polsek jambon. Sebelum dilaporkan hilang, korban diketahui mengenakan kaos olahraga SMPN 1 Jambon dan celana panjang biru dongker pada hari Jumat sekitar pukul 11.00 WIB.

 

 736 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *