Connect with us

Magetan's

PMK Mulai Serang Sapi Perah, Pemkab Magetan Akan Prioritaskan Vaksinasi.

Published

on

PMK Mulai Serang Sapi Perah, Pemkab Magetan Akan Prioritaskan Vaksinasi.

Rasi Fm – Penyakit mulut dan kuku PMK di Kabupaten Magetan, mulai menyerang sapi perah yang dipelihara warga. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani mengatakan, dari data yang dihimpun dari masyarakat melalui call center terdapat puluhan sapi perah yang mulai terjangkit penyakit mulut dan kuku. Bahkan 6 sapi perah dilaporkan mati karena PMK.
“Sudah ADA beberapa di kantong sapi perah kita yang kena, karena sapi perah paling berat yang kena PMK, gejala klinisnya juga parah dan droping susunya juga luar biasa dropnya. Masalahnya sapi bunting tua, dan sapi yang melahirkan kemarin ada 6 pedet yang mati karena PMK,” ujarnya.
Nur Haryani menambahkan, Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan saat ini telah mengajukan anggaran Rp 800 juta rupiah untuk pananggulangan PMK. Nur Haryani mengatakan, pengadaan vaksin saat ini masih menunggu pemerintah Provinsi Jawa Timur. Vaksinasi pada ternak sapi yang terpapar PMK nantinya akan dipriortaskan untuk sapi perah warga mengingat sapi perah lebih rentan terpapar PMK. Penyebaran PMK yang menyerang sapi perah juga sangat mempengaruhi produk susu segar di Kabupaten Magetan. Populasi sapi perah di Kabupaten Magetan mencapai 800 ekor.
“Vaksin kita masih menunggu informasi dari Provinsi. Dari Provinsi pusat masih menyiapkan pendanaan untuk vaksin itu sekaligus mempersiapkan tenaga vaksinatorya. Nanti memang vaksinasi diprioritaskan untuk sapi perah,” imbuhnya.
Hingga Hari Senin (21/06) data yang dihimpun oleh call center Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan sapi yang dinyatakan positif penyakit mulut dan kuku mencapai 2.098 ekor dan mati sebanyak 14 ekor. Meski demikian angka kesembuhan sapi terpapar PMK di Kabupaten Magetan mencapai 1.000 ekor. (DmS)

Baca Juga:  Empat Kecamatan, 9 Desa 113 Rumah Terdampak Banjir di Magetan

 84 total views,  3 views today