Connect with us

Magetan's

Kasus Stunting di Jabung Magetan Mulai Menurun Sejak Ditangani Poros Posyandu.

Published

on

Kasus Stunting di Jabung Magetan Mulai Menurun Sejak Ditangani Poros Posyandu.

Rasi Fm – Kasus kekurangan gizi atau stunting di Desa Jabung Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan terus menurun sejak ditangani poros posyandu. Kepala Puskesmas Panekan Rohmat Santosa mengatakan, sejak bekerja sama dengan Institut Habibi kasus stunting di Desa Jabung yang terdata sebanyak 43 anak pada tahun 2019 saat ini menurun hingga 33 anak. Untuk menangani balita stunting dokter spesialis anak jemput bola dengan turun langsung ke rumah orang tua balita yang mengalami stunting.
“Setiap bulannya kami melakukan pemeriksaan. Apabila kita temukan stunting dari desa dirujuk ke puskesmas. Kami melakukan pemeriksaan lagi, kalau benar stunting kita rujuk ke rumah sakit. Ada beberapa anak karena tidak memiliki BPJS tidak mau ke rumah sakit akhirnya dokter spesialisnya turun ke sini. Tahun 2019 ada 43 kita intervensi sudah turun 33,” ujarnya.
Rohmat Santosa menambahkan, salah satu pemicu tingginya kasus stunting adalah pemahaman terhadap stunting yang kurang dari orang tua balita. Orang tua balita kebanyakan tidak menyadari tanda tanda kasus stunting karena dari balita terlihat sehat seperti balita lainnya.
“Anak itu sehat tidak sakit, tidak merasa ada gangguan kesehatan sehingga tidak mau dirujuk. Dari data kami ukur pendek, orang tua merasa hanya karena pendek mereka tidak mau dirujuk,” imbuhnya.
Sebelumnya Kabupaten Magetan ditetapkan sebagai lokus stunting oleh Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bapenas. Terdapat 34 desa di 11 Kecamatan yang menjadi lokus kasus stunting. Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.(DmS)

Baca Juga:  Kasus DBD Melonjak, Dinkes Magetan Catat Banyak Kasus Demam Dengue.

 273 total views,  3 views today