Connect with us

Magetan's

HARI PENYIARAN NASIONAL ke-87: KPI Serukan Kepedulian dan Solidaritas Sosial Melalui Penyiaran Dalam Melawan Pandemi

Published

on

HARI PENYIARAN NASIONAL ke-87: KPI Serukan Kepedulian dan Solidaritas Sosial Melalui Penyiaran Dalam Melawan Pandemi

HARI PENYIARAN NASIONAL ke-87: KPI Serukan Kepedulian dan Solidaritas Sosial Melalui Penyiaran Dalam Melawan Pandemi

Jakarta – Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) yang diperingati setiap tanggal 1 April, merupakan momentum untuk menerima kembali tentang kontribusi dunia penyiaran dalam perjalanan panjang bangsa Indonesiaa. Kiprah dunia penyiaran sudah ada sejak masa lalu sebelum hadir dengan hadirnya Radio Solosche Vereeniging (SRV) sebagai radio ketimuran pertama milik Bumiputera. Selanjutnya dunia penyiaran pun selalu hadir sebagai penghubung dan pemersatu antar anak bangsa di setiap fase penting negeri ini, baik itu masa depan kemerdekaan dan reformasi, termasuk di mana saat sulit.
Pada momen Hari Penyiaran Nasional ke-87 pada tahun 2020 ini, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berharap lembaga penyiaran, baik televisi dan radio, ikut memberikan kontribusi yang maksimal dalam persetujuan negara mengenai pandemi wabah Covid-19. Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan, sebagai media informasi yang paling mudah diakses publik, diakses televisi dan radio di masa tanggap darurat Corona ini diharapkan memberi informasi yang valid tentang Covid-19 sehingga mampu meningkatkan kepedulian masyarakat dalam upaya memperbaiki dan menanggulanginya.
Kepedulian dan solidaritas sosial sangat dibutuhkan masyarakat untuk bersama-sama mengajak wabah Covid-19. Lembaga Penyiaran, yang selalu menjadi tumpuan masyarakat atas informasi dan hiburan yang sehat, diharapkan menggugahMasyarakat pendukung mendukung pemerintah menanggulangi Covid-19.
Agung menjelaskan, ada tiga peran penting lembaga penyiaran dalam upaya menanggulangi pandemi ini. Yang pertama sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Fisik Jarak melalui Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Kedua, memberikan informasi aktual dan terpercaya tentang perkembangan Covid-19 di Indonesia dan kebijakan strategis yang diambil pemerintah. Ketiga, menghadirkan program siaran berkualitas guna mendukung masyarakat untuk beraktivitas di rumah saja, termasuk dengan menampilkan program bermuatan pendidikan untuk anak-anak yang sedang belajar di rumah.
Pada prinsipnya, percakapan Hari Penyiaran Nasional tidak pernah lepas dari rasa cinta ke tanah air melalui sajian konten informasi yang berkualitas melalui televisi dan radio. Pada tahun ini, KPI berharap Hari Penyiaran Nasional dimaknai dengan semangat kepedulian dan solidaritas sosial pada sesama anak bangsa. “Negeri ini tengah menghadapi kondisi yang tidak mudah, selayaknya lembaga penyiaran pun hadir sebagai medium yang juga merekatkan solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian lewat konten siaran.
Karena ini adalah kerja sama menyelamatkan bangsa dari pandemi wabah
Covid-19, ”pungkas Agung.

 31 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *