Connect with us

News

Hardiknas 2026 di Magetan Libatkan 2.026 Penari, Disdik Tonjolkan Kreativitas Guru dan Budaya Lokal

Published

on

Hardiknas 2026 di Magetan Libatkan 2.026 Penari, Disdik Tonjolkan Kreativitas Guru dan Budaya Lokal

 

RASI MEDIA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung meriah. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magetan melibatkan ribuan guru dan pelajar dalam tari massal yang digelar di Alun-alun Magetan. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magetan, Suhardi, mengatakan puncak peringatan Hardiknas tahun ini menampilkan tari kreasi lokal bertajuk Lenggang Mageti yang dibawakan sebanyak 2.026 penari. Menurutnya, tari massal tersebut dikreasikan oleh kelompok MGMP Budaya Kabupaten Magetan. Para penari berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai guru PAUD, guru SD, guru SMP hingga perwakilan siswa SMP.  “Pesertanya ada 2.026 penari dari guru PAUD, SD, SMP termasuk anak-anak SMP,” katanya.

Baca Juga:  Peringati HUT TNI ke 76, Kodim 08/04 Magetan Prioritaskan Pelaksanaan Vaksin Warga

Suhardi menjelaskan kegiatan tersebut menjadi simbol kekompakan dunia pendidikan di Magetan sekaligus bentuk pelestarian budaya lokal. “Ini sebagai wujud kekompakan kita semuanya dan rasa memiliki budaya lokal kita,” ujarnya.

Selain tari massal, rangkaian Hardiknas juga diisi berbagai kegiatan kreatif untuk siswa. Untuk jenjang PAUD, Disdik menggelar lomba mewarnai yang dilaksanakan di masing-masing lembaga pendidikan. “Lomba mewarnai anak-anak PAUD sudah selesai dan sekarang sudah terkumpul hasil terbaiknya,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Anggarkan Rp 5 Miliar, Ini Rencana Kelanjutan Pembangunan Sirkuit di Magetan.

Sementara siswa SD dan SMP mengikuti lomba menulis surat kepada Bupati Magetan. Surat terbaik dibacakan langsung di hadapan Bupati Magetan. “Anak-anak terbaik nanti akan membacakan surat langsung di depan Ibu Bupati,” ujarnya.

Tak hanya itu, siswa SMP juga dilibatkan dalam kegiatan “journalistic award ” berupa pembuatan video kreatif, karya tulis hingga konten jurnalistik pelajar. Menurut Suhardi, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir di luar pembelajaran di kelas. “Anak-anak sekarang tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas. Mereka punya banyak potensi yang harus kita wadahi,” katanya.

Baca Juga:  DLH Magetan Pastikan Belum Tangani Pembangunan Ipal di Kampung Susu Lawu Singolangu Terealisasi Tahun Ini.

Disdik Magetan juga menyiapkan penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan bagi peserta terbaik dalam berbagai kegiatan Hardiknas. “Walaupun bukan besar nominalnya, tapi itu bentuk apresiasi,” pungkasnya.

 269 total views,  3 views today