Rasi Fm – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat ada 2 pasien demam berdarah dengue yang meninggal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, hingga Bulan Februari kenaikan kasus DBD di tahun 2022 mencapai 81 pasien atau lebih dari 300 persen dari tahun 2021 lalu.
“Kenaikannya sangat drastic. Tahun tahun Januari 23 kasus, tahun ini Januari sampai Februari sudah 81 kasus, jadi naiknya hampir 400 kasus,” ujarnya.
Rohmat Hidayat menambahkan, dari 2 pasien yang meninggal rata rata terlambat dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan karena sudah dalam kondisi Dengue Shock Syndrom DSS. Dinas Kesehatan menghimbau kepada warga untuk segera membawa pasien yang menderita demam untuk memastikan apakah demam yang diderita merupakan demam berdarah atau bukan. Demam pada demam berdarah biasanya akan menurun pada hari ke 5, dimana biasanya akan dianggap sembuh, padahal masa tersebut merupakan masa kritis karena pasien berada pada fase Dengue Shock Syndrom DSS.
“Kebanyakan karena terlambat dibawa ke faslitas pelayana kesehatan, jadi orangtua itu datang ke faskes itu sudah hari ke 5 ada yang meninggal kemarin itu hari ke 6. Tolong kalau anaknya panas segera bawa ke puskesmas atau tenaga kesehatan biar bisa dideteksi sejak dini, ini mengarah ke demam berdarah atau tidak,” imbuhnya.
Dinas Kesehatan memastikan jika fasilitas kesehatan di puskesmas siap untuk menangani pasien demam berdarah. Warga diharapkan segera memeriksakan diri jika merasa gejala demam. (DmS)