Connect with us

News

Jalur Sarangan Sering Berkabut, Polres Magetan Himbau Pengemudi Untuk Berhati Hati.

Published

on

Jalur Sarangan Sering Berkabut, Polres Magetan Himbau Pengemudi Untuk Berhati Hati.

RASI FM – Jalur wisata ke Telaga Sarangan sering berkabut karena cuaca ekstrem, Kepolisian Resor Magetan menghimbau kepada pengendara kendaraan untuk berhati hati saat menuju ke destinasi telaga. Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli Satlantas Polres Magetan Ipda Anjas Wisudarta mengatakan, libur Nataru yang memasuki musim hujan membuat pengendara kendaraan untuk berhati hati saat melintas jalur ke Sarangan – Cemoro Sewu. Pengendara harus memperhatikan kondisi kendaraan yang akan mereka gunakan menuju Sarangan. “Para pengguna jalan akan ke Sarangan maupun jalur  Cemoro sewu untuk mengecek kendaraan1nya rem dan lampu karena kondisi sering kabut,” ujarnya.

Baca Juga:  Halal Bihalal Pawitandirogo 2026, AHY : Perkuat Sinergi Pembangunan, Investasi dan Optimalisasi Potensi Daerah

Anjas Wisudarta menambahkan, kondisi jalan menuju sarangan dan Tawangmangu yang cukup ekstrem ditambah dengan cuaca berkabut dihimbau kepada para pengendara untuk segera menepi jika terjadi permasalahan pada kendaraan mereka. Pengendara dihimbau segera menghubungi anggota kepolisian yang membuka pos pengawasan maupun menghubungi bengkel kendaraan yang berada di sekitar jalur Sarangan. “Jika mengalami kendala segera menepi dan mencari tempat yang aman untuk kendaraan yang lain dan menghubungi kami untuk bantuan atau bengkel yang ada di sekitar jalur,” imbuhnya.

Baca Juga:  Menabung 3 Bulan, Guru SD di Magetan Ini Kibarkan Bendera Sepanjang 78 Meter di Alun Alun Magetan Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 78.

Dari pantauan volume kendaraan menjelang natal dan tahun baru di Telaga Sarangan mulai terjadi kenaikan jumlah kendaraan, meski demikian kondisi lalulintas masih terpantau lancar. “Pengunjung ada peningkatan tapi arus lalin masih lancar. Untuk jalur trouble spot biasanya di taman refugia, pasar plaosan kemudian polsek Plaosan, kemudian Singolangu bawah dan atas dan paling diwaspadai jalur diatas LGF karena tanjakan maupun turunan yang curan,” pungkasnya. (DmS)

Baca Juga:  DLH Magetan Turun Tangan Terkait Keluhan Debu dan Air Buangan Panas PG Poerwodadie, Laporan Warga Dinilai Lebih ke Arah Tuntutan Sosial

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM