RASI FM – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Alue Dohong mengapresiasi upaya pemerintah daerah Magetan dalam membangun kebun raya bamboo park saat melakukan penanaman kembali bibit bamboo di kebun raya bamboo di Kelurahan Tinap Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan. Kebun raya bambu seluas 18,5 hektar tersebut nantinya akan ditanam 103 jenis bamboo dari seluruh dunia. Dia menyebut Kebun raya bamboo di Magetan merupakan konsep pembangunan edu wisata pertama kali di Indonesia.
“Kebun Raya Bambu ini luasan ya nanti kurang lebih 18,5 hektar dengan 103 jenis bambu dari seluruh Indonesia dan juga dari negara negara lain. Dan ini menurut saya inisiatif pertama kali di Indonesia, Bupati dan Magetan perlu berbangga karena ini pertama di Indonesia.” kata Alue Dohong.
Aloe Dohong menambahkan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia akan mendukung terbangunnya kebun raya bambu di Magetan dengan mengajak sejumlah perusahaan migas untuk mewujudkan konsep kebun bambu yang nantinya akan menjadi ikon wisata dan juga menjadi kajian bagi sejumlah perguruan tinggi untuk meneliti manfaat dari pohon bambu. Pengembangan kebun raya bambu sifatnya kolaboratif pentahelix yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat baik dari perusahaan maupun dari perorangan.
“Ini adalah sifat kerjanya kolaboratif pentahelix jadi melibatkan ada Kementerian, lembaga, Pemkab Magetan, dunia swasta, perguruan tinggi, masyarakat, lembaga swadaya dan peran jurnalis penting. Kalau sudah jadi nanti juga akan menjadi ikonik destimnasi wisata di Magetan. Mereka bisa menikmati bamboo sambil wisata, jogging.” ucapnya.
Keberadaan kebun raya bamboo akan meningkatkan indek kualitas lingkungan hidup dari tutupan lahan dan meningkatkan kualitas air serta adanya peningkatan UMKM di Kabupaten Magetan. Dampak lainnya ekonomi UMKM bisa jualan produk ke wisatawan. Bisa meningkatkan PAD untuk Magetan, Bahkan yang paling penting bisa meningkatkan indek kualitas lingkungan hidup dari tutupan lahan dan meningkatkan kualitas air serta adanya peningkatan UMKM di Kabupaten Magetan.
Selain Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), turut menanam Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, Sigit Reliantoro, sejumlah direktur, serta Pjs Kepala SKK Migas bagian Jawa dan Nusa Tenggara, Febrian Ihsan, serta sejumlah penggiat tanaman bamboo perwakilan dari sejumlah perusahaan dan perwakilan dari sejumlah universitas serta masyarakat penggiat lingkungan. (DmS)