Rasi Fm – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan melaporkan ke Komda Kipi dengan dilengkapi kronologis, data dukung seperti jenis vaksin untuk dilakukan penyelidikan terkait meninggalnya siswa MI Al Abror yang meninggal setelah divaksin. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, pihaknya masih akan menunggu hasil penyelidikan Komda Kipi terkait penyebab meninggalnya siswa MI Al Abror usai divaksin.
“Kami mengumpulkan kronologisnya, kemudian kita kumpulkan data data dukungnya termasuk jenis vaksin, nomer p dan lainnya ini sedang kami buat laporannya untuk kita buat laporannya ke Komda Kipi,” ujarnnya.
Rohmat Hidayat menambahkan, sebelum dilaksanakan vaksin terhadap siswa M Ramdan Dzuhri (10) telah dilakukan pemeriksaan dan screaning dan hasil screaning dan pemeriksaan siswa dinyatakan layak untuk dilakukan vaksin. Siswa juga memiliki rekam medis yang baik untuk dilakukan vaksin. Pasca dilakukan vaksin sisswa juga tidak mengalami gejala yang mengkhawatirkan selama observasi. Siswa bahkan melakukan kegiatan rutin seperti biasa pasca dilakukan vaksin.
“Kita kan harus screaning, pemeriksaan fisik, ditensi cek suhu kemudian juga ada screaning beberapa pertanyaan riwayat penyakit riwayat imunisasi sebelumnya , semua hasilnya bagus disimpulkan dia lolos untuk divaksin. Setelah divaksin diobserbasi 15 menit sampai 30 menit tidak ada keluhan, selesai diperbolehkan pulang,” imbuhnya.
Siswa M Ramdan diketahui bermain game dengan teman-teman sebayanya sebelum jatuh dan meninggal. M Ramdan sempat dibawa ke rumah sakit di Madiun namun dinyatakan sudah meninggal. (DmS)