RASI MEDIA – Lonjakan penumpang meningkat signifikan di Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo, Jawa Timur terjadi hari ini dengan jumlah kedatangan mencapai sekitar 6.000 orang. Kepala Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo, Dendy Trias Surendra, mengatakan, jumlah tersebut naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan jumlah penumpang Hari Selasa (17/3/2026) yang hanya sekitar 3.950 penumpang. “Sesuai prediksi bahwa hari ini dan besok merupakan puncak arus mudik di Terminal Selo Aji Ponoprogo,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya Rabu (18/3/2026).
Dendy menjelaskan, sebagian penumpang tidak hanya turun di terminal Seloaji Ponorogo, tetapi juga melanjutkan perjalanan ke sejumlah daerah lain. Banyak pemudik memanfaatkan terminal Seloaji sebagai titik transit menuju wilayah seperti Badegan dan Pacitan. Ia memperkirakan total penumpang selama puncak arus mudik bisa mencapai 6.000 hingga 7.000 orang, dengan dominasi rute Surabaya, Madiun, Ponorogo, dan Pacitan. “ Diperkirakan untuk puncak arus mudik terjadi hari ini dan besok. Untuk perkiraan penumpang bisa mencapai 6.000 hingga 7.000 penumpang,” imbuhnya.
Tingginya volume pemudik lebaran membuat Annisa, salah satu pemudik dari Kecamatan Tegal Ombo, Kabupaten Pacitan mengaku terpaksa harus transit agar bisa mudik dari Surabaya. Dia mengkau hampir seluruh bus antar kota antar provinsi penuh. “ Semua bus kayaknya penuh. Sebetulnay ada bus langsung Surabaya – Pacitan, tetapi saya kehabisan tiket. Terpaksa naik bus yang transit diPonorogo, Ini mau lanjut ke Pacitan,” katanya.
Selain Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sejumlah bus angkutan mudik gratis juga terlihat menurunkan penumpang di Terminal Seloaji Ponorogo. Puncak arus mudik di Terminal Tip[e A Seloaji POnorogo diperkirakan masih akan terjadi Hari Kamis besok.