RASI MEDIA – Arus wisatawan yang memadati kawasan Telaga Sarangan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kembali membuat jalur menanjak menuju objek wisata tersebut menjadi titik rawan. Banyaknya kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, tiba-tiba kehilangan tenaga di tengah tanjakan, sehingga memicu ketakutan pengemudi dan penumpang.
Di tengah situasi genting itu, personel Tim Drogba (Dorong dan Ganjal Ban) Polres Magetan tampil sigap membantu wisatawan. Tim khusus ini diterjunkan untuk mengantisipasi kendaraan yang gagal menanjak di jalur curam kawasan wisata Telaga Sarangan, khususnya di tanjakan ekstrem pertigaan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Kasat Samapta Polres Magetan AKP Agus Wibowo menjelaskan Tim Drogba memang dibentuk khusus untuk menjaga keselamatan pengunjung Telaga Sarangan, terutama saat volume wisatawan meningkat pada libur Natal dan Tahun Baru.
“Sesuai perintah Kapolres Magetan, kami menyiagakan anggota Polres Magetan, khususnya dari Samapta, di beberapa titik jalur tanjakan. Setiap hari kami menyiapkan sekitar 15 personel untuk membantu wisatawan apabila kendaraannya tidak bisa naik. Kami bantu dorong dan kami siapkan ganjal berupa kayu,” jelas AKP Agus Wibowo.
Petugas tidak hanya membantu mobil keluarga dengan muatan penuh wisatawan. Beberapa mobil kecil dengan jumlah penumpang terbatas serta pengendara sepeda motor juga mengalami gagal menanjak dan harus mendapatkan bantuan polisi untuk mencegah kecelakaan, mengingat di sisi jalur terdapat jurang yang berisiko tinggi.
Salah satu wisatawan, Wibowo, warga Jombang , mengaku berterima kasih atas kesigapan petugas. Ia mengatakan mobil yang ditumpanginya bersama keluarga tidak kuat menanjak karena mesin kurang bertenaga. “Baru kali ini lewat sini, tadi mobilnya kurang kuat naik,” ujarnya.
AKP Agus menambahkan, Tim Drogba merupakan agenda tahunan Polres Magetan yang secara khusus bertugas mendorong dan mengganjal ban kendaraan wisatawan yang tidak kuat mennajak karena kewbanyakan wisatawan baru pertama kali mellaui jalur tersebut dan belum mengetahui medan jalan.