RASI MAGETAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan mulai melaksanakan Profiling ASN yang merupakan program dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) . Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengukur potensi dan kompetensi aparatur sipil negara sebagai bagian dari penguatan manajemen talenta. “Alhamdulillah kita mendapat kuota 471 peserta dari PKN. Pesertanya berasal dari pejabat eselon III, eselon IV, JF, dan sebagian pelaksana. Untuk eselon II sudah mengikuti assessment di UNS awal tahun lalu,” ujarnya.
Masruri menegaskan bahwa profiling ini menjadi unsur penting dalam pembangunan manajemen talenta ASN karena hasilnya akan dipadukan dengan penilaian kinerja. Melalui proses pemetaan potensi dan kompetensi tersebut, ASN nantinya ditempatkan dalam skema sembilan kotak manajemen talenta yang mengukur potensi pada sumbu horizontal dan kinerja pada sumbu vertikal. “Dari pemetaan itu akan terlihat siapa yang potensinya rendah, sedang, atau tinggi. Kinerjanya juga demikian. ASN yang masuk kotak sembilan adalah yang potensial dan berkinerja tinggi, sehingga menjadi prioritas untuk jabatan-jabatan target,” jelasnya.
Pelaksanaan profiling berlangsung selama tiga hari dengan lima sesi, masing-masing sesi menampung hingga 100 peserta. Hasil pemetaan nantinya diolah dalam aplikasi SIMATA sebagai dasar pengambilan kebijakan kepegawaian, termasuk pengisian jabatan yang kosong maupun yang akan kosong. Masruri memastikan proses ini tetap melalui supervisi BKN sebelum diterapkan. “Profiling ini menjadi bahan pertimbangan dalam penempatan pegawai. Mutasi itu berproses dan menunggu hasilnya. Mudah-mudahan bisa segera,” kata Masruri.