Connect with us

Politik

Pengelolaan Terbuka, Pam Simas Desa Gebyog Perbulan Mampu Sumbang 1 Juta Rupiah Pendapatan Desa

Published

on

Pengelolaan Terbuka, Pam Simas Desa Gebyog Perbulan Mampu Sumbang 1 Juta Rupiah Pendapatan Desa

Pengelolaan Terbuka, Pam Simas Desa Gebyog Perbulan Mampu Sumbang 1 Juta Rupiah Pendapatan Desa

Rasi Fm – Keterbukaan pengelolaan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat. PAMSIMAS Desa Gebyog membuat desa mendapat pemasukan sebesar Rp 1 juta rupiah setiap bulan. Kepala Desa Gebyog Suyanto mengatakan, pembayaran pelanggan pamsimas di Desa Gebyog juga tergolong murah dibandingkan dengan desa lainnya. Pengelola Pamsimas Desa Gebyog mengacu kepada desa lain pemerintah desa bisa mendapatkan pemasukan dari pam simas seberas 40 juta rupiah. Namun mengingat kesejahteraan warga maka pihak pengelola menerapkan aturan pembayaran lebih murah dibandingkan dengan desa lainnya. Meski demikian setiap bulan Pam Simas mampu menyumbang pendapatan desa sebesar 1 juta rupiah atau 12 juta rupiah pertahun.
“Sini itu mbayarnya nol sampai 10 itu 15 ribu. Tapi kalau tambah lagi 15 yang 5 ini kali 2 ribu. Jadi kalau 15 meter kubig itu bayarnya 25 ribu. Tapi kalau seperti yang lain setiap meter kubig itu 3 ribu ditambahi abunemen 5 ribu,” ujarnya Selasa (11/08/2020).
Suyanto menambahkan, meski mengambil biaya lebih murah dari pengurusan pam simas lainnya namun pengelola pamsimas Desa Gebyog sudah mampu memberikan honor kepada 9 pengelola sebesar 100 ribu rupiah, naik 50 ribu dari tahun sebelumnya. Untuk menjaga keterbukaan public pengurusan pam simas Desa Gebyog diambil dari luar peerangkat desa.
“Perangkat tidak ada yang pegang, hanya satu masuk tapi hanya bendahara. Yang nyatat ada sendiri, ketua sendiri jadi bendahara sendiri jadi terbuka sekali. Dan sama sekali pamong yang tidak ada kaitannya tidak ada yang berani mendekat dan sayapun tidak pernah mengurusi itu tapi ya laporan ke saya,” imbuhnya.
Suyanto mengaku meski dari pengelaan pamsimas yang sempat macet memberikan kontribusi ke pemerintah desa karena pengelolaan yang amburadul sebelumnya masih relative kecil, diharapkan mampu memberikan kesejahteraan kepada warga. (DmS).

Baca Juga:  Tahun 2021 Pemkab Magetan Akan Bangun Belasan Embung.

 157 total views,  6 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *