Connect with us

News

Latih Kognitif dan Motorik, Sanggar WHY Sebature Latih Menari Anak Anak Berkebutuhan Khusus.

Published

on

Latih Kognitif dan Motorik, Sanggar WHY Sebature Latih Menari Anak Anak Berkebutuhan Khusus.

RASI FM – Sanggar WHY Sebature dari Desa Sambirobyang melatih anak anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Magetan agar memiliki soft skill yang akan menambah ketrampilan mereka dalam olah gerak tubuh. Wahyu dari Sanggar WHY Sebature mengatakan, tari yang diajarkan kepada anak anak berkebutuhan khusus merupakan upaya melatih koordinasi antara syaraf motorik dan kognitif. Gerak tari yang diajarkan juga sebagai bentuk mengajarkan pentingnya bersosialisasi dan bekerjasama dengan teman lainnya untuk menghasilkan koreografi yang indah. Kegiatan tari sebagai pengenalan dunia seni juga sebagai media yang menyenangkan dalam pembelajaran.

Baca Juga:  Klenteng di Magetan Mulai Bersolek Jelang Imlek.

”Kita bukan memaksa mereka professional menari, yang penting anak itu suka dulu. Kalau suka senang itu nggak usah diperintah itu pasti bisa dan mau menari bisa mempersingkat durasi proses latihan tidak butuh berapa minggu, yang penting moodnya keluar mereka seneng pasti materi itu masuk ke mereka,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, pemilihan tari semut yang diajarkan juga merupakan pengajaran kepada anak anak berkebutuhan khusus untuk mengenalkan bagaimana gerak semut yang dibalut dengan keindahan gerak. Gerakan Tari semut yang dipilih selain dekat dengan dunia anak anak juga gerakan yang mudah ditiru dan dipraktekkan anak-anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga:  Sejumlah Pekerjaan Belum Selesai Jelang Penyerahan, Dinas Perindag Magetan Minta Pelaksana Proyek Rehabilitasi Pasar Baru Lembur.

“tari semut diambil dari tingkah laku semut gerakan semut kostumnya nanti seperti semut. Tapi yang berbeda ada beberapa gerakan disini kita permudah agar mereka bisa mengikuti materi tersebut,” imbuhnya.

Dari 4 kali pertemuan Wahyu mengaku mengapresiasi kemampuan anak anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan bakat mereka di dunia tari. Dari 4 kali pertemuan sejumlah anak anak berkebutuhan khusus sudah mampu membawakan tarian dengan baik. Semangat mengenal kegiatan menari diharapkan akan membangun semangat mereka untuk belajar banyak hal ditengah keterbatasan yang mereka hadapi.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Desa Kembangan

”Itu progresnya cepat, kita pertemuan hanya satu jam seminggu sekali sudah dapat separuh. Itu cepat sekali. Yang penting mereka suka, seneng moodnya terbangun pasti cepat sekali,” pungkasnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM