Connect with us

News

Ada 2 Ipal Yang Akan Dibangun di Kampung Susu Lawu.

Published

on

Ada 2 Ipal Yang Akan Dibangun di Kampung Susu Lawu.

Rasi Fm – Pemerintah Kabupaten Magetan akan membangun 2 instalasi pengolahan limbah IPAL di program Kampung Susu Lawu Singolangu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan Saif Muchlisun mengatakan, letak geografis kawasan kampung susu Lawu terbagi 2 kluster dimana pemerintah daerah Kabupaten Magetan tahun ini akan membangun IPAL di kawasan kluster atas terlebih dahulu.

“Tempatnya tidak datar, mapping kita akan ada 2 tempat yaitu kluster atas dan kluster bawah. Yang sekarang kita bangun ini kluster atas, yang kluster bawah belum,” ujarnya.

Baca Juga:  Berkah Melipat Surat Suara, Rosmiyatun Mengaku Akan Digunakan Memperbaiki Kandang Sapi.

Saif Muchlisun menambahkan, rencana pembangunan 2 IPAL di Kampung Susu Lawu dikarenakan biaya untuk mengumpulkan limbah cair di kawasan kluster bawah ke IPAL yang berada di kluster atas lebih mahal dibandingkan dengan membagun IPAL di kluster bawah. Tahun ini pemerintah Kabupaten Magetan menganggarkan 1,1 miliar rupiah untuk pembangunan IPAL di kluster atas.

Baca Juga:  Dapat Remisi Khusus II Idul Fitri, 4 Napi di Lapas Kelas II B Magetan Langsung Bebas.

Pembangunan IPAL kluster atas juga dilakukan bertahap karena pemerintah daerah juga belum menganggarkan saluran pipa dari rumah penduduk untuk di kumpulkan di lokasi IPAL. Saat ini baru terpasang saluran pipa di 7 rumah penduduk yang memiliki sapi perah. Di Kampung Susu Singolangu saat ini terdapat lebih dari 200 sapi perah yang dipelihara warga untuk diambil susunya.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2024 Ada 8.000 Warga Belum Perekaman E KTP, Dispenduk Magetan Beri Kemudahan .

“Masalahnya sekarang pipanisasi baru mampu di 7 kk, yang lain nanti kita anggarkan tahun 2023, Jadi klaster atas kita bertahap karena kemampuan anggaran kita,” imbuhnya.

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan masih melakukan progress lelang pembangunan IPAL untuk kluster atas karena lelang tahun lalu gagal dilakukan disebabkan pemenang tender terkendala sejumlah teknnis. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM