Connect with us

News

Terdesak Hutang Pinjol, Warga di Magetan Nekat Rampas Kalung Milik Rekan Kerjanya.

Published

on

 

RASI MEDAI –  Polsek Magetan, Jawa Timur  mengamankan seorang perempuan berinisial T (55), a pelaku percobaan perampasan kalung tetangganya sendiri SK (72), warga Jalan Mayjen Sungkono RT 07 RW 01, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardhani, mengatakan, peristiwa yang  terjadi pada Selasa (3/3) pagi hari tersebut pelaku berhasil merebut kalung milik korban. ” Kemarin Sekitar pukul 06.30, korban sedang di dapur, terlapor itu sudah ada di dalam. Pelaku tiba tiba berusaha merampas kalung milik korban. Karena korban teriak, dia lari keluar,” ujarnya ditemui diruangkerjanya Rabu (4/3/2026).

Baca Juga:  Ulang Tahun ke 24, Baznas Magetan Targetkan Kumpulkan Zakat Rp 5 Miliar.

Ika Wardhani menambahkan, setibanya di luar rumah, pelaku sempat diamankan oleh anak korban. Oleh pelaku kalung berhasil  dirampas dibuang ke pinggir jalan. Pelaku saat ini sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Pelaku sudah diamankan, namun ini masih proses pengembangan dan pemeriksaan untuk melengkapi alat buktinya,” imbuhnya.

Ika Wardhani mengungkapkan, pelaku dan korban saling mengenal karena masih bertetangga desa. Pelaku bahkan sering ikut bekerja dengan korban sebagai tukang masak di rumah warga yang punya hajatan. Suami pelaku juga diketahui bekerja di tempat korban. “Pelaku selain tetangga desa juga saling kenal karena satu rombongan bila bekerja memasak. Suami terlapor juga bekerja di rumah korban,” katanya.

Baca Juga:  Bapanas Magetan Salurkan Bantuan Pangan Tekan Kenaikan Harga Beras

Terkait motif upaya perampasan kalung milik korban, dari keteranagn pelaku karena faktor ekonomi dimana pelaku terjerat hutang pinjol dan kebutuhan jelang lebaran.  Untuk mengelabuhi korban, pelaku mengenakan helm, sarung tangan serta masker saat beraksi. “Alasannya ekonomi, terlihat ada hutang-hutang. Termasuk pinjol. Saat beraksi pelaku itu menggunakan helm, sarung tangan, sama masker agar tidak diketahui oleh korban,” ucap Ika Wardhani.

AKP Ika Wardhani mengaku pihaknya masih menunggu inisiatif dari korban untuk melanjutkan kasus hukum tersebtu atau menempuh jalan damai mengingat keduanya saling kenal dan merupakan rekan kerja. “Kita jembatani, itu tergantung pada korbannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Peternak Ayam Potong di Magetan Gunakan LPG Subsidi 3 kg Sebagai Penghangat, Disperindag : Penyebab Kelangkaan LPG.

Menjelang Lebaran, Ika Wardhani mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di tempat umum. Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli dan kegiatan sambang ke lokasi-lokasi rawan seperti pusat perbelanjaan dan pasar.  “Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya menjelang Lebaran, kita tingkatkan kewaspadaan untuk barang-barang berharga. Kalau memang tidak perlu digunakan di tempat ramai, tidak usah ditonjolkan,” pesannya.

 906 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *