RASI FM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Magetan melansir ada 16.000 lebih warga usia produktif yang saat ini masih belum menemukan pekerjaan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaubpaten Magetan Arief Ridwan mengatakan, 16.000 lebih data warga Magetan yang belum menemukan pekerjaan berasal dari data survey yang dirilis oleh BPS tahun 2022.
Angka 16.000 lebih warga magetan yang belum menemukan pekerjaan tersebut merupakan imbas dari pandemi covid 19 dimana pembatasan mobilitas menyebabkan perusahaan merumahkan karyawan dan pencari kerja yang menglami kesulitan dengan pembatasan yang diberlakukan.
“Ini merupakan hasil dari survey dari BPS. 16.000 ini angka relatif cukup banyak karena angka ini bertambah cukup signifikan karena mulai tahun 2019 kemarin kita kena efek pandemi covid 19 dimana banyak perusahaan yang terpengaruh pandemi covid 19,” ujarnya.
Untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Magetan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Magetan akan melaksanakan kegiatan job fair yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 dan 21 Juni 2023 mendatang. Dalam kegiatan tersebut ada lebih dari 35 perusahaan baik perusahaan konveksi, perusahaan yang bergerak di bidang makanan, obat obatan dan perusahaan manufaktur, financial dan dan sejumlah penyalur tenaga kerja yang akan meramaikan Job Fair yang akan dilaksanakan di GOR Ki Mageti Magetan.
“Yang terlibat nanti ada 35 perusahaan, hasil konfirmasi dari EO yang melaksanakan, perusahaan yang mendaftar sudah 35 perusahaan termasuk kemarin ada P3MI yang menawarkan diri. Kemungkinan bisa sekitar 40 an perusahaan nanti,” imbuhnya.
Melalui kegiatan Job Fair diharapkan akan mampu menyerap tenaga kerja baik dari Kabupaten Magetan maupun dari Kota Lainnya sehingga mengurangi jumlah pengangguran. (DmS).