Connect with us

News

Khofifah Pamer Program Putri Jawara untuk Perempuan Kepala Rumah Tangga Saat Kunjungan Kerja ke Ponorogo

Published

on

Khofifah Pamer Program Putri Jawara untuk Perempuan Kepala Rumah Tangga Saat Kunjungan Kerja ke Ponorogo

RASI FM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memamerkan program Putri Jawara saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ponorogo. Program Putri Jawara adalah program yang menyasar perempuan kepala keluarga yang memiliki anak difabel, balita stunting, maupun merawat lansia rentan. “Mereka yang single mom, single parent, memiliki anak difabel atau stunting, atau lansia rentan, bisa lebih mandiri ekonominya. Kita harus mengangkat masalah yang dihadapi masyarakat dengan solusi yang konkrit. Kemandirian menguat, pelaku ultramikro, bisa jadi pelaku usaha pelaku produktif ,” ujarnya saat berkunjung ke Ponorogo Rabu (14/5/2025).

Baca Juga:  Gempa Adventure Kembangkan Tiwul Instan di Ngrayun Ponorogo hingga Tembus Pasar Ekspor

Khofifah menambahkan, program Putri Jawara merupakan upaya pemerintah provinsi melakukan intervensi produktif dalam penanganan masalah sosial. Program Putri Jawara akan diintermediasikan melalui zakat produktif guna meningkatkan ketahanan ekonomi mereka. Dia berharap program tersebut akan mampu mengurangi jumlah angka miskin ekstrem di Jawa TImur menjadi zero pada tahun 2026. “Mudah-mudahan bisa menurunkan kemiskinan ekstrem, sudah 0,66 ya kawan-kawan. Bulan september survey, rilis maret 2026, harapan kita bisa zero kemiskinan ekstrem,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pendaki Gunung Lawu Asal Kediri Dilaporkan Hilang.

Khofifah berharap Pemkab Ponorogo yang akan melaksanakan peluncuran program Putri Jawara pada Bulan Juni mendatang akan masif melaksanakan program tersebut. Program Putri Jawara sendiri telah diluncurkan secara terbatas pada 21 April lalu. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Ponorogo Khofifah juga menyerahkan Bantuan Sosial dan Tali Asih bagi Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial tahun 2025. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga rentan terlindungi dan memiliki akses pada penguatan ekonomi. Pemanfaatan teknologi secara produktif juga sangat penting untuk menunjang hal ini,” pungkasnya. (DmS)

Baca Juga:  Dinas Pariwisata Magetan Telah Petakan Ulang 137 Benda Purbakala Untuk Diregistrasi.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM