Connect with us

News

Job Fair 2 di Ponorogo, Tawarkan 13.147 Kebutuhan Tenaga Kerja dari 69 Perusahaan.


Published

on

Job Fair 2 di Ponorogo, Tawarkan 13.147 Kebutuhan Tenaga Kerja dari 69 Perusahaan.

RASI MEDIA — Job Fair Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu, menawarkan 13.147 kebutuhan tenaga kerja dari 69 perusahaan. Sebanyak 38 perusahaan mengikuti kegiatan secara luring, sedangkan 31 perusahaan lainnya berpartisipasi secara daring.

Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, Job Fair menjadi salah satu upaya pemerintah mempertemukan angkatan kerja dengan perusahaan secara lebih mudah dan murah. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan angka pengangguran terbuka di Ponorogo. “Job Fair mempertemukan angkatan kerja dengan perusahaan secara lebih mudah dan murah. Sekaligus menekan angka pengangguran terbuka atau TPT,” ujar Agus.

Baca Juga:  Klenteng di Magetan Mulai Bersolek Jelang Imlek.

Agus mengatakan, jumlah perusahaan yang mengikuti Job Fair tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan pada 2025. Tahun lalu, terdapat 43 perusahaan dengan 5.619 lowongan pekerjaan, sedangkan tahun ini jumlah perusahaan bertambah menjadi 69 perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai 13.147 orang. “Total terdapat 246 posisi pekerjaan dengan kebutuhan 13.147 tenaga kerja. Hingga Selasa siang, sekitar 4.500 pencari kerja telah mendaftarkan diri,” ucapnya.

Menurut Agus, pelaksanaan Job Fair juga menjadi salah satu faktor yang turut mendorong penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Ponorogo. TPT Ponorogo tercatat 4,19 persen pada 2024, kemudian turun menjadi 3,85 persen pada 2025. “Tingkat pengangguran terbuka kita turun. Salah satu faktornya bisa karena Job Fair ini,” jelas Agus.

Baca Juga:  Tingkatkan Kinerja OPD , Dinas Kominfo Kabupaten Magetan Gelar Pelatihan Penguatan Branding Pemerintah Melalui Media Sosial.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Ponorogo Henry Indra Wardhana mengatakan, Job Fair tahun ini juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Dari seluruh lowongan yang tersedia, terdapat 151 posisi yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas sesuai kebutuhan dan spesifikasi masing-masing perusahaan. “Kita ada 151 lowongan untuk disabilitas. Nanti tergantung perusahaan yang membutuhkan. Nanti ada spesifikasi dari perusahaan tertentu,” kata Henry.

Henry mengatakan, Dinas Tenaga Kerja akan melakukan evaluasi setelah Job Fair selesai. Dalam waktu dua hingga tiga pekan setelah kegiatan, Disnaker akan menghubungi perusahaan peserta untuk mengetahui jumlah pencari kerja yang diterima. “Nanti apabila ternyata banyak yang tidak diterima, kita tanya kelemahannya apa. Oh, ternyata SDM di sini kurang pintar bahasa Inggris. Atau SDM di sini attitude-nya kurang bagus. Nah, kita akan evaluasi terus,” ucapnya.

Baca Juga:  Lanud Iswahyudi Distribusikan Ratusan Tabung Oksigen Ke Sejumlah Rumah Sakit.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah untuk menyiapkan peningkatan kompetensi pencari kerja. Henry mengatakan, langkah tersebut diperlukan agar kemampuan tenaga kerja di Ponorogo semakin sesuai dengan kebutuhan perusahaan. “Hasil evaluasi ini akan kami gunakan untuk menyiapkan tenaga kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” katanya.

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM