Connect with us

News

Perempuan di Magetan Didorong Siap Hadapi Bencana dan Tangguh di Bidang UMKM, PLN Peduli Gelar Simulasi.

Published

on

Perempuan di Magetan Didorong Siap Hadapi Bencana dan Tangguh di Bidang UMKM, PLN Peduli Gelar Simulasi.

RASI MEDIA — PLN Peduli memperkuat peran perempuan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui kegiatan pemberdayaan dan simulasi kebencanaan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Manager Komunikasi dan DGSL PLN ITJBM Unit Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali, Agustin Kusmawati, mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam penanganan bencana di lingkungan keluarga maupun masyarakat. “Di sini kita memfokuskan diri terhadap pentingnya pemberdayaan perempuan itu sendiri, bahwa di setiap bencana itu peran perempuan tetap dibutuhkan,” kata Agustin.

Agustin mengatakan, perempuan dapat mengambil peran dalam berbagai kebutuhan saat terjadi bencana, termasuk membantu koordinasi dapur umum dan menyebarkan informasi kebencanaan melalui kelompok masyarakat seperti PKK. “Bagaimana pada saat kita untuk koordinasi dapur umum, bisa dari ibu-ibu. Komunikasi dengan tetangga juga bisa, jadi informasi tanggap bencana ini bisa kita tularkan melalui PKK pada saat arisan ataupun kegiatan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Kegiatan Ngopi Ngobrol Politik Bareng Menuju Pemilu 2024 Damai, Cara Damai Sukseskan Pemilu 2024.

Menurut Agustin, keterlibatan perempuan juga penting untuk membangun kesiapsiagaan sejak dari lingkungan keluarga. Perempuan dapat memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi bencana. “Jadi kita di rumah tangga, ibu-ibu bisa juga memberikan pembelajaran dini. Tidak hanya untuk keluarganya saja, tetapi juga untuk anak-anaknya,” katanya.

Dalam kegiatan PLN Peduli tersebut, perempuan juga mendapatkan simulasi menghadapi sejumlah kondisi darurat, di antaranya banjir dan kebakaran rumah tangga. Simulasi tersebut diberikan agar perempuan memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan dan menjadi pendukung ketika terjadi bencana. “Di sini ada tiga layer kegiatan. Simulasi bagaimana kita lakukan untuk banjir, kemudian ada simulasi kebakaran rumah tangga. Kegiatannya masih dalam lingkup yang bisa ditangani oleh ibu-ibu,” ujar Agustin.

Baca Juga:  Dinas Sosial Kabupaten Magetan Gelar Kegiatan Family Suport Group, Sosialisasi dan Pemberdayaan Keluarga Anak Dengan Disabilitas.

Selain kesiapsiagaan bencana, PLN Peduli juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan produk UMKM. Salah satunya produk olahan berbahan bunga mawar yang dikembangkan oleh kelompok perempuan setempat. “Di sini juga ada produksi sirup yang memang basenya dari mawar, yang merupakan hasil kebun dari masing-masing ibu-ibu. Diharapkan produk mereka bisa disampaikan ke luar melalui kegiatan hari ini,” katanya.

Agustin menilai produk olahan tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan dan dipasarkan lebih luas sehingga dapat memberikan tambahan penghasilan bagi perempuan di wilayah setempat. “Produk yang mereka tawarkan dan mereka kreasikan hari ini sudah layak untuk diproduksi dan ditawarkan, sehingga bisa menambah keberlanjutan ekonomi, khususnya ibu-ibu di wilayah Desa Sumber Sawit,” kata Agustin.

Baca Juga:  Pemerintah Belum Cairkan Santunan Warga Meninggal Karena Covid 19.

Ia berharap pemberdayaan perempuan melalui kesiapsiagaan bencana dan pengembangan UMKM dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, perempuan tidak hanya memiliki kemampuan menghadapi kondisi darurat, tetapi juga semakin mandiri dalam mendukung perekonomian keluarga. “Diharapkan perempuan lebih aktif pada saat kegiatan bencana dan sudah siap. Jadi tidak hanya dari sisi bapak-bapak atau laki-laki, tetapi perempuan juga menjadi support tersendiri untuk kegiatan tanggap bencana,” ujar Agustin.

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM